- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
Menteri UMKM ke KPK Klarifikasi Perjalanan Istri ke Luar Negeri Tak Gunakan Fasilitas Negara
.jpg)
Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan klarifikasi resmi terkait isu yang beredar mengenai perjalanan luar negeri istrinya yang dipastikannya tidak menggunakan fasilitas negara atau APBN.
.jpg)
Baca Lainnya :
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Terima Barang Rampasan Negara dari KPK, Sekjen ATR/BPN: Untuk Mendukung Layanan kepada Masyarakat.
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Di depan awak media, Menteri Maman menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan yang berlangsung pada 30 Juni hingga 14 Juli 2025 tersebut ditanggung sepenuhnya dari dana pribadi.
“Saya sampaikan bahwa satu rupiah pun tidak ada uang negara yang digunakan dalam perjalanan ini, dan tidak ada dari pihak manapun. Semua biaya ditanggung langsung oleh istri saya menggunakan rekening pribadinya, dan saya telah menyerahkan seluruh dokumen pembuktiannya kepada KPK,” ujar Menteri Maman usai mendatangi KPK di Jakarta, Jumat (4/7).
Perjalanan tersebut merupakan agenda pribadi keluarga, dalam rangka mendampingi anak mengikuti ajang International World Innovative Student Expo selama 14 hari. Kegiatan ini merupakan ajang internasional yang mendorong prestasi generasi muda di bidang inovasi dan kreativitas.
Perlu digaris bawahi, kata Menteri Maman, kedatangannya ke KPK bukan karena ada ada pemanggilan namun ia datang ke lembaga anti-rasuah itu sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawabannya sebagai pejabat negara.
Menteri Maman menjelaskan, ia telah menyerahkan bukti lengkap kepada KPK, mulai dari bukti pembayaran tiket pesawat, penginapan, hingga kebutuhan lainnya selama di luar negeri, yang seluruhnya telah dibayarkan sejak Mei 2025 menggunakan rekening pribadi.
“Jadi semua biaya, termasuk pemesanan hotel, kami tanggung sendiri. Tidak ada niat sedikit pun menggunakan fasilitas negara ataupun bantuan siapa pun,” katanya.
Menanggapi isu yang berkembang di publik terkait adanya surat permohonan bantuan yang dikaitkan dengan perjalanan tersebut, ia menegaskan tidak pernah memberikan instruksi, disposisi, ataupun arahan kepada siapapun untuk mengupayakan bantuan dalam bentuk apapun.
“Sampai hari ini saya tidak tahu dari mana dokumen itu berasal. Tidak pernah ada arahan, tidak pernah ada perintah dari saya,” kata Menteri Maman.
Lebih jauh, Menteri Maman menyayangkan banyaknya tudingan dan fitnah yang menyerang kehormatan keluarganya. Ia menegaskan bahwa kehadirannya di KPK juga merupakan bentuk pembelaan terhadap kehormatan keluarganya.
“Saya hadir di sini bukan hanya sebagai pejabat negara yang bertanggung jawab secara hukum dan moral, tetapi juga sebagai seorang suami yang ingin menjaga kehormatan keluarga,” katanya.
Melalui klarifikasi ini, Maman berharap publik mendapatkan informasi yang utuh dan jernih. Ia juga ingin agar polemik yang berkembang dapat segera berakhir dengan kejelasan keterangan yang telah disampaikannya dengan transparan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)













