- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
Menparekraf Minta Pelaku Ekonomi Kreatif Maksimalkan Peran Medsos Untuk Pemasaran Produk

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Berau – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Berau untuk memaksimalkan platform media sosial dalam memasarkan produk mereka. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja lebih luas.
Dalam kunjungannya ke Mini Expo UMKM Kabupaten Berau yang digelar di Kediaman Bupati Berau pada Rabu (3/7/2024), Sandiaga mengapresiasi kualitas dari 23 produk ekonomi kreatif yang dipamerkan, mulai dari kuliner, kriya, hingga fesyen. Namun, ia juga menekankan perlunya peningkatan dalam memanfaatkan era ekonomi digital.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Diskominfo Majalengka Gerak Cepat, 250 Admin Medsos Dilatih Hadapi Sentimen Negatif
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
Saya melihat beberapa pelaku UMKM sudah menggunakan Instagram, namun ini perlu ditingkatkan. Banyak sekali tools yang bisa digunakan untuk memasarkan produk UMKM seperti TikTok dan YouTube. Konten-konten yang menarik tentunya akan sangat membantu,” kata Sandiaga.
Menurutnya, media sosial memiliki peran besar dalam meningkatkan daya saing dan akses pasar produk-produk tersebut.
Sandiaga juga mengajak pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Berau untuk mengikuti berbagai program pendampingan, pelatihan, dan permodalan yang digagas oleh Kemenparekraf, seperti Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) dan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif. Kedua program ini merupakan program unggulan Kemenparekraf yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM.
Silakan Ibu Bupati memfasilitasi UMKM di Berau agar bisa kami berikan peningkatan melalui program pelatihan yang ada,” ujar Sandiaga.
Pada kesempatan tersebut, Sandiaga juga berharap branding “Lovely Berau” terus diperkuat, sambil melakukan upaya peningkatan kualitas dan keberlanjutan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Berau. Ia menegaskan bahwa konsep ekonomi hijau akan menjadi landasan pengembangan untuk kesejahteraan masyarakat.
“Banggalah memiliki Lovely Berau dan tingkatkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta ekonomi kreatif yang inklusif sebagai lokomotif pembangunan kita ke depan. Ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia,” tegas Sandiaga.(AS).



.jpg)












