- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
- Dengarkan Pidato Kenegaraan, Anggota DPRD, Gun Sri Witanto Tekankan Pentingnya Mengisi Kemerdekaan Dengan Amanah UUD 45
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Jelang HUT ke-81 RI
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
- Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Merah Putih dan Swasembada Bawang Putih
- Komisi II DPRD Barito Utara Dorong Setiap Desa Miliki Minimal 10 Hektare Kebun Desa
- Komisi III DPRD Fasilitasi Audensi Antara PLN Dengan Keluarga Korban Meninggal Tersengat Listrik
- Naruk Saritani Hadiri Rapat Paripurna Masa Sidang III DPRD Barito Utara
- Anggota DPRD Hadir Dalam Rapat Paripurna Masa Sidang III, Pembahasan Kebijakan Anggaran Barito Utara Berjalan Lancar
MenKopUKM Dorong Peran Startup Muda Kembangkan Teknologi Digital

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mendorong peran para pelaku startup muda Indonesia mengembangkan teknologi digital untuk memperkuat ekosistem bisnis di sektor hulu (produksi), bukan lagi di sektor hilir.
"Sehingga, mereka mampu menghasilkan produk berkualitas, efisien, dan bisa bersaing di pasar dalam negeri dan global," ucap MenKopUKM, Teten Masduki, pada acara Indonesian Startup Investment Summit 2023 di Jakarta, Rabu (20/9).
Di acara yang dihadiri Direktur Investasi Senior untuk Asia Tenggara Invest Victoria, Michael Baird, Menteri Teten berharap investasi di bidang ekonomi digital itu untuk memperkuat ekosistem digital di Indonesia. "Masih sedikit investasi digital di sektor agriculture, aquaculture, sektor produksi, dan lain-lain. Investasi lebih banyak di sektor perdagangan," ucap Menteri Teten.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
Meski ada 22 juta pelaku UMKM yang sudah go digital, namun Menteri Teten mengakui mereka ada yang tidak bisa bersaing dan tidak mampu bertahan lama, terutama saat menghadapi serbuan produk-produk impor dari China lewat plattform digital. "Untuk melindungi ekonomi domestik, pemerintah perlu mengatur perkembangan ekonomi digital," kata Menteri Teten.
Bagi Menteri Teten, jika transformasi digital tidak dinavigasi dengan baik, maka bukan kemakmuran yang dihadirkan tapi malah ketidakadilan dan menimbulkan dampak sosial dan politik.
"Kami terus berkomunikasi dengan plattform digital lokal dan global serta semua stakeholder agar memiliki komitmen untuk menumbuhkan ekonomi yang berkelanjutan," kata MenKopUKM.
Menteri Teten menambahkan, saat ini pemerintah sedang mereview semua kebijakan digital ekonomi yang merugikan ekonomi domestik, dengan menghadirkan aturan-aturan baru agar bisa mewujudkan persaingan usaha yang lebih sehat. Indonesia sangat terbuka dengan investasi ekonomi digital, dan semua ingin terus membangun ekosistem digital yang lebih baik.
Dalam kesempatan itu, MenKopUKM menyebutkan kontribusi yang siginifikan dari Invest Victoria terhadap pengembangan ekosistem startup dan ekonomi global. Invest Victoria adalah sebuah lembaga di bawah Pemerintah Negara Bagian Victoria, Australia. Indonesia sendiri memiliki kemitraan yang sangat baik dengan Australia.
"Kehadiran Invest Victoria merupakan bukti komitmen dalam mendukung para startup untuk mengembangkan dan mengakselerasi inovasi di Indonesia," ujar MenKopUKM.
Menteri Teten juga mengucapkan selamat kepada 32 startup yang telah terpilih untuk mengikuti proses pitching di ajang ini. "Saya percaya kalian telah menciptakan solusi bisnis yang dikembangkan dari ide-ide kreatif dan kami harap kalian akan memiliki bisnis yang sukses dan berkontribusi pada perekonomian Indonesia," ucap MenKopUKM. (Reporter: Achmad Sholeh)




.jpg)












