- UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM dan OJK Bentuk Satgas Pembiayaan
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Operasional PT Dua Kuda Indonesia Masih Tersendat Meski Dapat Izin Going Concern, Manajemen Soroti Hambatan Administratif
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
- OJK Luncurkan ETF Emas, Investasi Aman di Bursa Saham
- 6.426 Botol Miras Digilas, Bupati Majalengka Gaspol Berantas Peredaran Ilegal
- Dari Sampah Jadi Energi: Bank Jakarta Perluas Program Biodigester di Jakarta Utara
- EDRR Indonesia 2026 Hadirkan Teknologi Mitigasi Bencana dan Penyelamatan Global di JIExpo Kemayoran
- Hambatan Administratif Kepailitan Tekan Produksi dan Ekspor, PT Dua Kuda Indonesia Minta Operasional Tetap Berjalan
- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
Mendag Zulkifli Hasan: Jelang Nataru Harga Bapok Stabil dan Pasokan Melimpah

MEGAPOLITANPOS.COM, Surabaya – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menegaskan, pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru) di Pasar Genteng Baru, Surabaya, Jawa Timur melimpah dan harganya stabil. Pemerintah terus berkomitmen menjaga stok bapok, khususnya untuk persiapan menjelang hari Natal dan tahun Baru(Nataru).
"Secara keseluruhan, harga-harga bapok stabil sebagaimana teman-teman ketahui dan pasokan melimpah," kata Mendag Zulkifli Hasan dalam rilisnya, Selasa(05/12).
Berdasarkan pantauan, mayoritas harga bapok terpantau stabil dibanding minggu lalu. Harga beras medium tercatat Rp13.000/kg, beras premium Rp14.000/kg, beras medium Bulog Rp10.900/kg, gula pasir Rp17.000/kg, minyak goreng curah Rp13.500/liter, minyak goreng Minyakita Rp14.000/liter, minyak goreng kemasan Rp18.000/lt, tepung terigu Rp12.000/kg, daging sapi Rp110.000/kg, dan bawang putih Rp32.000/kg.
Baca Lainnya :
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
- Menteri UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Hadapi Bonus Demografi
Sementara komoditas yang mengalami penurunan harga yaitu daging ayam ras menjadi Rp30.000/kg dari Rp31.000/kg. Sedangkan, komoditas yang mengalami kenaikan harga dibanding minggu lalu antara lain telur ayam ras sebesar Rp27.000/kg dari Rp26.000/kg, cabai merah keriting menjadi Rp67.000/kg dari Rp60.000/kg, cabai merah besar menjadi Rp68.000/kg dari Rp60.000/kg, cabai rawit merah menjadi Rp90.000/kg dari Rp80.000/kg, dan bawang merah menjadi Rp24.000/kg dari Rp23.000/kg.
Mendag Zulkifli Hasan mengakui harga cabai memang masih tinggi. Untuk mengatasinya, Pemerintah Daerah diminta memberikan subsidi ongkos transportasi untuk menekan kenaikan harga cabai dan menjaga inflasi daerah.
"Kalau harga cabai terus-menerus tidak terkendali, saya meminta para kepala daerah membantu dengan menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) khususnya untuk subsidi ongkos transportasinya sehingga cabai bisa lebih murah karena berpengaruh pada inflasi," pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek)


.jpg)
.jpg)













