- Aksi Kemanusiaan HUT ke-7 Kogabwilhan II: Sinergi Tanpa Batas TNI, Polri, SAR, dan Mahasiswa di Balikpapan.
- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
Menag Yaqut, Sidang Isbat Tentukan Hari Raya Idul fitri Pada Sabtu Besok

Keterangan Gambar : Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas
Megapolitanpos.com, Jakarta- Sidang isbat penentuan 1 Syawal 1444 H atau penetapan Hari Raya Idulfitri digelar Kamis (20/4/2023). Hasilnya, 1 Syawal 1444 H disepakati pada Sabtu (22/4/2023).
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang dipantau secara daring di YouTube Kementerian Agama (Kemenag).
"Sidang isbat, secara mufakat telah menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu, 22 April 2023 Masehi," ujar pria yang disapa Gus Yaqut tersebut.
Baca Lainnya :
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
- Menhan Sjafrie Cek Yonif TP 338 di Majalengka, Prajurit Diminta Siap
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
Gus Yaqut mengatakan, posisi ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia pada posisi 0 derajat 45 menit sampai dengan 2 derajat 21,6 menit dengan sudut elongasi 1 derajat 28,2 menit sampai dengan 3 derajat 5,4 menit. Berdasarkan posisi tersebut hilal tidak bisa dilihat.
Hilal tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan empat negara, yaitu Brunai Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Indonesia. Empat negara menyepakati kriteria visibilitas hilal yakni tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat.
Oleh karena itu, berdasarkan hisab, posisi hilal seluruh di Indonesia tidak memenuhi kriteria tersebut," kata dia.
Adapun, penentuan Hari Raya Idulfitri menggunakan metode rukyatul hilal atau pengamatan langsung. Tahun ini, informasi tersebut telah dikonfirmasi petugas pemantauan rukyatul hilal di 123 titik di seluruh Indonesia dari Aceh hingga Papua.
Jika pada hari ini atau mungkin di hari-hari besok ada perbedaan dalam pelaksanaan Idulfitri. Kami berharap bahwa kita tidak menonjolkan perbedaan tetapi kita mencari titik temu dari persamaan-persamaan yang mungkin kita miliki," katanya.
"Kita harus memberikan toleransi kita harus melihat toleransi kita harus saling menghargai dan saling bertoleransi satu dengan yang lain," demikian kata Menag Yaqut. [ASl/Red/MP).

.jpg)

.jpg)
.jpg)


.jpg)


1.jpg)
.jpg)




