- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
LPDB-KUMKM Dukung Sinergi KemenkopUKM-Dekranas Berdayakan UMKM Kriya

Jakarta,MegapolitanPos.com:Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) dengan Lembaga Layanan Pemasaran KUKM (Smesco Indonesia), Yayasan Perempuan Tangguh Indonesia (PTI), WhatsApp Indonesia, dan UKM Indonesia, mendukung penuh Sinergi Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Bidang Pendanaan pada gelaran acara Cerita Kriya bertajuk Perajin Berdaya, Indonesia Bangkit yang diselenggarakan di Gedung Art Bali, Bali Collection, Nusa Dua, Bali, Kamis (8/9/2022).
Target kolaborasi dan sinergi tersebut adalah mengembangkan UMKM daerah dari mulai perajin di bidang kriya, wastra, dan penyandang disabilitas, agar terhubung ke dalam ekosistem bisnis dari hulu ke hilir. "Untuk mewujudkan itu, kita harus bersinergi, tidak bisa jalan sendiri-sendiri," tandas Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo, usai acara.
Dalam acara yang dihadiri Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Ketua Umum Dekranas Pusat Wury Ma'ruf Amin ini, menghadirkan aneka program dan kegiatan. Mulai dari perluasan akses program KUR, dana bergulir dari LPDB-KUMKM, pendampingan untuk pengembangan kapasitas pelaku UMKM di bidang manajerial SDM, business matching UKM anggota koperasi, pembuatan NIB bagi pelaku usaha mikro, hingga peluncuran chatbot WhatsApp Tumbuh JagoWAn.
Baca Lainnya :
- Dokumen Boedel Pailit Dipersoalkan, Kuasa Hukum Abu Hasan Minta Pengadilan Lakukan Audit
- Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Life Tegaskan Komitmen Utamakan Nasabah
- Pimpin Apel HUT RI KE-81 Wali Kota Blitar Ajak Warga Jaga Keutuhan NKRI
- Peringati Hari Veteran Nasional, Bandung Serukan Kolaborasi dan Pelayanan untuk Masyarakat
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
"Kita memilih Bali sebagai pusat kegiatan tersebut, merupakan bentuk dukungan pemerintah terhadap upaya agar Pulau Dewata pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat," imbuh Supomo.
Lebih dari itu, lanjut Supomo, LPDB-KUMKM akan turut menjadi pilar program ini dengan penguatan ekosistem bisnis kriya melalui koperasi. "LPDB-KUMKM akan terus melakukan perkuatan permodalan kepada koperasi-koperasi yang juga mengayomi subsektor kriya di Bali," tegas Supomo.
Menurut Supomo, upaya ini sebagai bagian dari mendukung program pemerintah untuk pemulihan perekonomian Bali dan juga membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.
Dukungan ini diimplementasikan melalui penyaluran dana bergulir kepada koperasi. Terbaru, lima koperasi di Bali mendapatkan pinjaman dana bergulir dari LPDB-KUMKM. Yaitu, KSP Sari Sedana Luwih yang mendapatkan dana bergulir sebesar Rp3 miliar, Koperasi Konsumen Lumbung Merta Sari (Rp3 miliar), KSP Puskop Jagadhita Kabupaten Badung (Rp4,9 miliar), KSP Sari Sedana Bali (Rp4,950 miliar), dan KSP Werdhi Mekar Sari Sedana (Rp4 miliar).
Dana bergulir yang disalurkan melalui koperasi di Bali, akan memberikan manfaat ekonomi bagi para anggota koperasi yang merupakan pelaku UMKM di Bali yang terdiri dari sektor kuliner, fashuon, kriya, sampai jasa pariwisata. "Hal ini seiring dengan pertumbuhan perekonomian Bali yang sudah mulai pulih," ucap Supomo.
Di acara tersebut, LPDB-KUMKM menampilkan produk-produk unggulan yang dihasilkan anggota koperasi yang menjadi mitranya. Diantaranya, Koperasi Jujur Utama Mandiri (Bali) yang mengusung UKM perajin binaan seperti Tenun Ikat Sri Sedana, produk perak (Devano Silver), dan Kios Panca Jaya (kerajinan tas)
Dalam kesempatan yang sama, MenkopUKM menyerahkan secara simbolis dana bergulir kepada tiga mitra LPDB-KUMKM yakni, KSPPS BMT Al Hidayah Ummat Sejahtera (Lombok Timur, NTB) sebesar Rp3 Miliar, Koperasi Konsumen Katala Batu Hijau (Sumbawa Barat, NTB) Rp4,5 Miliar, dan KSPPS Nur Indah Abadi (Jember, Jawa Timur) Rp2 Miliar.(ASl/Red/MP).







.jpg)








