- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
- Ramadhan Berbagi, Dr H. Amrullah: Hadirkan Kebahagiaan Lintas Agama
- Dukung Ketahanan Pangan, Pemerintah Akan Tetapkan Lahan Sawah yang Dilindungi di 12 Provinsi
- Sosialisasi Regulasi tentang Organisasi dan Tata Kerja, Sekjen ATR/BPN Tekankan Empat Pesan Strategis
- DPRD Barito Utara Hadir di Batu Raya I, Serap Aspirasi Warga Lewat Safari Ramadhan
- Wisata Belanja Ramadhan 2026, 819 Anak di Barito Utara Dapat Bantuan Belanja Lebaran
LPDB-KUMKM dan PT Jamkrida Jawa Tengah Kerjasama Perkuat Sinergi Penjaminan Kredit

Megapolitanpos.com, Jakarta- Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Provinsi Jawa Tengah Tentang Penjaminan Pinjaman Kepada Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Adapun, penandatanganan perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo dengan Direktur Utama PT Jamkrida Jawa Tengah M. Nazir Siregar di Kantor LPDB-KUMKM, Jakarta, Rabu (12/4/2023).
Supomo menjelaskan, LPDB-KUMKM sebagai lembaga pembiayaan atau pinjaman yang fokus kepada koperasi telah lama bekerja sama dengan PT Jamkrida Jawa Tengah dalam hal penjaminan pinjaman kredit bagi koperasi mitra LPDB-KUMKM.
Baca Lainnya :
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
Adanya perjanjian kerja sama ini adalah untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara LPDB-KUMKM dengan PT Jamkrida Jawa Tengah dalam mendukung eksositem bisnis koperasi dan UMKM.
"Perjanjian kerja sama yang baru ini untuk semakin melengkapi dan saling mempererat bisnis, dan kami sudah banyak diskusi bahwa pengembangan bukan hanya stagnan, karena semua kan dinamis, jadi banyak perkembangan, dan ini pembaharuan kerja sama," kata Supomo.
Supomo menambahkan, pola bisnis LPDB-KUMKM dan PT Jamkrida Jawa Tengah saling berkaitan, dan bisa secara bersama-sama saling sinergi memperkuat ekosistem koperasi dan UMKM.
"Ini yang namanya kolaborasi, yang penting kedepannya kolaborasi itu berkembang, dan namanya kerja sama untuk berbisnis itu untuk long term (jangka panjang), bukan untuk short term, jadi tidak untuk sesaat saja," kata Supomo.
Menurut Supomo, dengan adanya kerja sama ini, maka akan semakin memberikan kemudahan bagi koperasi yang ingin mengakses dana bergulir kepada LPDB-KUMKM yang dapat didukung dari penjaminan PT Jamkrida Jawa Tengah.
Kembangkan Ekosistem Koperasi dan UMKM
Sementara itu, Direktur Utama PT Jamkrida Jawa Tengah M. Nazir Siregar mengungkapkan, peningkatan kerja sama ini merupakan momentum untuk kerja sama yang lebih luas lagi dalam membangun ekosistem bisnis koperasi dan UMKM.
"Jadi sektornya sangat luas sekali, ada dari perdagangan, pertanian, bahkan nanti ada sektor perikanan, pangan intinya, jadi memang potensi kedepannya masih sangat luas, dan kita akan buat bareng-bareng tentunya dengan melihat risiko dan mitigasinyai, jadi perjanjian ini momentum agar bisa lebih cepat lagi membantu masyarakat," jelas Nazir.
Pihaknya berharap, dengan kerja sama ini akan semakin meningkatkan kinerja kedua belah pihak. "Sinergi ini bisa terus berkembang, dan selama ini komunikasinya sangat baik dan diskusinya juga sangat baik, akumulasi memang nilai penjaminan kita sudah berada diatas Rp500 miliar," pungkasnya.(ASl/Red/MP).





.jpg)











