Breaking News
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
Limbah Pabrik Batik Dikeluhkan Warga Pasir Bolang

MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang – Warga desa Pasir Bolang Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang mengeluhkan pembuangan limbah pembuatan batik dari kawasan Baja Mas. Beberapa masyarakat menolak keberadaan pembuangan limbah batik tersebut, karena menurut masyarakat limbah tersebut diduga mengandung zat kimia. Jamal (35) warga pasir Bolang Senin (07/02/2022) kepada wartawan mengatakan, bahwa masyakarat mengeluhkan adanya pembuangan limbah batik di wilayahnya airnya sangat keruh berwana merah yang diduga mengandung Kimia. “Kami selaku warga sekitar, menolak adanya pembuangan limbah dari Pabrik tersebut, pabrik batik tersebut sudah berdiri sekitar 5 tahun, terkait untuk ijin bangunan pabrik tersebut kami tidak tahu, dan Ipalnya pun kami tidak tahu ada apa ga, silahkan tanya langsung saja instansi terkait," katanya. Sementara, salah satu pegawai di salah satu pabrik batik tersebut mengatakan, tidak mengetahui ijin pembuangan limbah batik tersebut, PT nya pun ia tidak mengetahuinya "Saya tidak tahu tentang ijin Ipal limbahnya pak, jangankan Ipal nama PT atau CV pun saya tidak tahu pak. Saya hanya pekerja harian yang di gaji hanya lima puluh ribu rupiah perhari untuk yang baru dan delapan puluh ribu rupiah untuk yang lama, karyawan disini berjumlah sekitar 100 orang" ucapnya.(Tim/MP/Red.)


.jpg)













