- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
- Sinergi Babinsa dan Komduk, Perketat Patroli Malam.
- Pimpin HUT ke-81 TNI, Prabowo Ingatkan Prajurit Selalu Hadir untuk Rakyat
- Bank Jakarta Buka Peluang Duplikasi Program CSR Biodigester di Seluruh Wilayah
- Bupati Tangerang Tegaskan Pergantian Kepsek Harus Bawa Semangat dan Gagasan Baru Tingkatkan Pengelolaan Sekolah.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Laporan Korps Rapor Kenaikan Pangkat Prajurit: Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Tanggung Jawab.
Lima Kecamatan Penghasil Tembakau di Kabupaten Blitar Digelontor DBHCHT ini Penjelasannya

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sektor pertanian di Kabupaten Blitar kususnya bidang budidaya tembakau lokal bakal digarap secara intensif oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar.
Duungkapkan oleh Toha Mashuri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, melalui anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Pemkab Blitar akan bergeral memulihkan masa ke emasan tembakau Kabupaten Blitar.
"Ada 5 daerah sentra tembakau kita yankni di kecamatan Selopuro, Gandusari, Talun dan Nglegok, program ini kita ambilkan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2024," ungkap Toha Selasa (24/09/24)
Baca Lainnya :
- BNI Tawarkan SBR015 lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% dan Cashback hingga Rp15 Juta
- Rocky Gerung: Koperasi Harus Jadi Pilar Utama Kekuatan Ekonomi Nasional
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- Dari GBK ke Lapangan Daerah, Gema Sasmita: Sepak Bola Indonesia Harus Dibangun dari Bawah
Toha Mashuri didampingi Kepala Bidang Sarana Perkebunan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ir. Lukas Suprayitno menyebutkan bersama Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Pemanis dan Serat (BSIP TAS) para petani mendapatkan benih yang berkualitas
agar menghasilkan benih sebar yang berkualitas dan bersertifikat dan teruji.
"Sejak dulu tembakau Selopuro punya trade mark di tingkat nasional, lima jenis tembakau lokal khas Blitar yang dikembangkan adalah Kenongo, Mancung, Lulang, Sedep, dan Kalituri," jlentrehnya.
Lebih lanjut Lukas menjelaskan dari lima kecamatan petani tembakau ini mulai dari penanaman sampai ke budidayaannya mengikuti SOP yang sudah ditetapkan BSIP TAS. Karena tujuannya untuk menjaga kemurnian tembakau sehingga tembakau Blitar sudah menggandeng beberapa pabrikan yaitu Gudang Garam, Djarum, Gudang Baru.

"kita bekerja sama dengan beberapa pabrik kami langsung ke pabriknya karena memang tujuannya untuk memangkas jalur pemasaran,'tuturnya.
Lukas menghimbau kepada petani tembakau yang sudah didampingi BSIP TAS harus betul betul sesuai dengan SOP yang ada, tanam sesuai dengan komoditasnya supaya kemurniannya terjaga.
"Dengan harapan semoga dari tahun ke tahun luasan tembakau akan meningkat, berkaitan anggaran dari DBHCHT juga akan semakin meningkat," pungkasnya. (adv/za/mp)

.jpg)

.jpg)

.jpg)


.jpg)







