Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat

By Sigit 06 Okt 2026, 10:10:42 WIB Jawa Barat
Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat

Keterangan Gambar : Polisi bersama Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dan Satgasda turun langsung ke pasar.


MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Harga beras di sejumlah titik penjualan di Kabupaten Majalengka mulai dipantau ketat. Polisi bersama Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dan Satgasda turun langsung ke pasar untuk mengecek mutu sekaligus harga beras yang beredar di tengah masyarakat.

Pengecekan tersebut dilakukan jajaran Satreskrim Polres Majalengka melalui Kanit III Tipidter IPDA Dede Heryanto, S.H., pada Senin (5/10/2026).

Petugas menyasar sejumlah lokasi penjualan beras di Kecamatan Kadipaten, di antaranya Pasar Kadipaten dan Toserba Surya Kadipaten.

Baca Lainnya :

Langkah tersebut bukan sekadar memantau angka harga di lapangan. Petugas juga memastikan kualitas beras yang dijual kepada masyarakat tetap sesuai serta mengantisipasi potensi praktik perdagangan yang dapat merugikan konsumen.

Dari hasil pengecekan, harga beras medium di Toko Permata Jaya Beras Pasar Kadipaten tercatat Rp 13.500 per kilogram.

Sementara di Toko Acung Beras Pasar Kadipaten, harga beras medium ditemukan bervariasi, mulai Rp 15.000, Rp 15.500 hingga Rp 16.000 per kilogram.

Adapun di Toserba Surya Kadipaten, beras medium dijual Rp1 3.500 per kilogram, sedangkan beras premium berada di harga Rp 14.900 per kilogram.

Perbedaan harga tersebut menjadi bagian dari pemantauan petugas untuk mengetahui kondisi riil perdagangan beras di tingkat penjualan.

Kanit III Tipidter Satreskrim Polres Majalengka IPDA Dede Heryanto bersama BAPANAS dan Satgasda memastikan pengecekan berlangsung aman dan lancar. Pengawasan dilakukan untuk menjaga agar ketersediaan, mutu dan harga komoditas pangan strategis tetap terpantau.

Di tengah kebutuhan masyarakat terhadap beras sebagai bahan pangan utama, pengawasan menjadi penting untuk mencegah munculnya praktik perdagangan yang berpotensi merugikan konsumen.

Kapolres Majalengka AKBP M. Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., menegaskan jajaran Polres Majalengka akan terus mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan.

"Polres Majalengka berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait dalam melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pangan. Hal ini sebagai upaya menjaga stabilitas pangan serta memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat," ungkapnya.

Menurut Kapolres, monitoring di lapangan juga menjadi langkah preventif untuk mengantisipasi adanya praktik yang dapat merugikan masyarakat.

"Melalui sinergitas dan pengawasan secara bersama-sama, diharapkan distribusi serta harga kebutuhan pokok, khususnya beras, tetap stabil dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik," pungkasnya.

Sinergitas Polri, BAPANAS dan Satgasda tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pergerakan harga serta mutu beras di pasaran tidak luput dari pengawasan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pasar Kadipaten dan Toserba Surya Kadipaten terpantau aman, tertib dan kondusif. ** (Agit)




  • Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat

    🕔10:10:42, 06 Okt 2026
  • Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang

    🕔12:45:35, 05 Okt 2026
  • Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi

    🕔12:13:27, 05 Okt 2026
  • Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo

    🕔13:41:00, 04 Okt 2026
  • BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak

    🕔16:22:58, 03 Okt 2026
  • Loading....


    Kanan - Iklan Sidebar

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.