- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Legislatif Kabupaten Blitar Diwajibkan Medical Chek Up
.jpg)
Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Blitar Suwito saren satoto sedang medical chek up
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebagai pejabat publik di lembaga Legislatif diwajib melakukan medical chek up, pada Jum'at (18/11/22), sebanyak 50 orang anggota dan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar menjalani pemeriksaan kesehatan di kantor DPRD Kabupaten Blitar.
Suwito Saren Satoto kepada wartawan mengatakan, agenda pemeriksaan kesehatan berlangsung sejak pagi hingga selesai menjelang sore.
"Ini adalah agenda rutin tahunan yang dilaksanakan jajaran anggota DPRD, semua wajib ikut agar kondisi masing - masing anggota diketahui," kata Suwito.
Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
Anggota DPRD Kabupaten Blitar, sebagai pejabat pemerintah yang berkedudukan secara politis sebagai mitra kontrol kebijakan Pemkab Blitar saat itu satu-persatu diperiksa secara detail kesehatannya, mulai dari tensi, rekam jantung, darah, dan sebagainya.
"Tujuannya digelar kegiatan ini, untuk memfasilitasi cek kesehatan bagi jajarannya. Kegiatan ini rutin digelar setiap tahun," jelas Suwito usai melakukan cek kesehatan.
Lebih lanjut Suwito Saren Satoto menjelaskan, pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi secara umum kesehatan anggota DPRD, jika ada penyakit bisa dideteksi secara dini dan dilakukan pengobatan.
Sambungnya, sebab dengan jadwal kegiatan yang padat serta menguras tenaga dan pikiran, maka perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan menyeluruh. Tujuannya agar kondisi kesehatan fisik terus terpantau dan terjaga.
Sementara salah satu anggota DPRD Kabupaten Blitar, Sugeng Suroso, mengaku sangat senang dengan digelarnya kembali kegiatan pemeriksaan kesehatan.
Dengan dilakukannya cek kesehatan ini, menurutnya, bisa mengetahui tentang kondisi kesehatan kita, minimal kita bisa mengantisipasi dan deteksi dini terhadap penyakit.
"Alhamdulillah rata-rata hasilnya sehat semua," ujarnya.
Wakil Direktur (Wadir) Umum dan Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar, Istiqomah mengatakan, pihaknya bersama tim medis memfasilitasi pemeriksaan kesehatan atau medical check up bagi anggota DPRD Kabupaten Blitar.
"Pemeriksaan kesehatan ini secara lengkap meliputi pemeriksaan jantung, darah dan urine," ungkap Istiqomah kepada awak media disela-sela kegiatannya.
Lebih lanjut diungkapkannya, secara keseluruhan hasil pemeriksaan bagi anggota DPRD Kabupaten Blitar belum diketahui hasilnya, akan tetapi seperti tensi darah dan jantung bisa diketahui saat itu juga, sedangkan untuk urine nanti dibawa ke laboratorium RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.
"Semoga nanti sore atau besok bisa diketahui hasilnya atau diupayakan hari ini," pungkasnya. (za/mp)















