- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Lakukan Mitigasi Pelanggaran Anggota, Wakapolres Blitar Sidak Pemegang Senpi Dinas

Keterangan Gambar : Polres Blitar gelar pemeriksaan senjata api yang digunakan oleh para anggota kepolisian
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Polres Blitar gelar pemeriksaan senjata api yang digunakan oleh para anggota kepolisian, dalam rangka memastikan kelayakan dan kedisiplinan penggunaannya.
Kegiatan ini berlangsung di halaman Polres Blitar dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Blitar, Kompol Yoyok Dwi Purnomo, bersama tim pemeriksa dari Satuan Propam Polres Blitar, Senin (30/12/2024).
Wakapolres Blitar menjelaskan bahwa pemeriksaan senjata api ini merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk memastikan semua senjata yang dipegang anggota berada dalam kondisi baik, sesuai prosedur, dan digunakan sebagaimana mestinya.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
"Senjata api adalah alat yang harus digunakan dengan penuh tanggung jawab. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada pelanggaran atau penyalahgunaan," ujarnya.
Pemeriksaan meliputi pengecekan kelengkapan administrasi, seperti surat izin pemegang senjata api, masa berlaku senjata, serta kebersihan dan kelayakan senjata. Selain itu, setiap anggota diwajibkan menunjukkan sertifikat kelayakan penggunaan senpi yang telah diperoleh melalui pelatihan.
KOMPOL Yoyok Dwi Purnomo juga menekankan bahwa senjata api hanya diberikan kepada anggota yang memenuhi syarat tertentu, termasuk aspek psikologis, fisik, dan disiplin.
"Jika ditemukan senjata yang tidak sesuai prosedur atau tidak digunakan sebagaimana mestinya, maka senjata tersebut akan ditarik dan dilakukan evaluasi lebih lanjut," tegasnya.

Dalam pemeriksaan kali ini, beberapa senjata yang terdeteksi memerlukan perawatan lebih lanjut langsung diserahkan ke bagian logistik untuk diperbaiki. Selain itu, Wakapolres mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam penggunaan senjata, terutama saat bertugas di lapangan.
"Kami juga mengimbau anggota untuk selalu mengutamakan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas. Penggunaan senjata api adalah opsi terakhir dalam situasi tertentu yang benar-benar darurat," imbuhnya.
Kegiatan ini berlangsung dengan lancar dan mendapat apresiasi dari anggota Polres Blitar yang merasa terbantu dengan adanya pengawasan rutin terhadap kelengkapan kerja mereka. Pemeriksaan seperti ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan senjata api dan meningkatkan profesionalisme anggota kepolisian dalam melayani masyarakat.
Dengan disiplin tinggi dalam pengelolaan senjata api, Polres Blitar berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Blitar. ** (za/mp/hms)














