- Hearing DPRD Barito Utara Hasilkan Dua Kesimpulan Penting, Percepatan Raperda P4GN dan Dukungan Anggaran
- Naruk Saritani Sepakat, Hasil Hearing P4GN Jadi Langkah Bersama Perangi Narkoba
- Dukung Relawan Antinarkoba, Taufik Minta Kesbangpol Rinci Kebutuhan Anggaran
- Wamendesa Dorong Produk Unggulan Desa Tembus Pasar Internasional.
- Sachrudin-Baznas, Perkuat Peran Masjid Melalui TBMM.
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Ekspor Makanan RI Tembus US$4,49 Miliar, 500 Merek dari 13 Negara Ramaikan SIAL 2026
- Bupati Hasbi Sambut Menhan Sjafrie di Lebak, Yonif TP 840 Diminta Dukung Pembangunan Daerah.
- Hadapi Cuaca Ekstrem, Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026 polres Blitar Apel Siaga Bencana.
- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
KPOP, Anies, Dan Ini Medan Bung
M. Chozin Amirullah, Ketua Dewan Pembina Rekan Anies.

Keterangan Gambar : Anies di Kota Medan
MEGAPOLITANPOS.COM: Opini Warga: Beberapa waktu lalu saya mendapat sebuah video kiriman tentang histeria anak-anak muda menyambut idol group asal Korea Selatan di Bandara. Menurut info di di video tersebut, fans tersebut heboh saat menyambut idol group NCT Dream.
Saya sendiri bukan penggemar K-Pop, walaupun terkadang menonton beberapa drama Korea atau film Korea yang menurut saya bagus. Selain Squid Game yang fenomenal dan Parasite yang memenangkan empat kategori Oscar, saya juga sangat menyukai film Joint Security Area.
Kembali lagi pada histeria massa terhadap idol group Korsel, saya kemudian berpikir. Mengapa mereka sampai seheboh itu? Apa yang membuat para anak muda dan remaja tersebut sampai datang jauh-jauh ke bandara untuk menemui artis idola mereka?
Baca Lainnya :
- Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Koramil 0808/15 Gandusari Dampingi Petani Panen Cabai Di Desa Semen.
- Nurhadi Anggota DPR RI : Perlancar Layanyan Kesehatan Serahkan Mobil Ambulan Untuk Pemdes Bacem.
- Pasar Sudah Bagus, Sachrudin: Jaga Kebersihan dan Kenyamanannya Bersama!
- Pasien Puskesmas Bantarujeg Viral, Bupati Majalengka Evaluasi Total
- Kapolres Majalengka Bongkar Dua Kasus Pengeroyokan, Ini Kronologinya
Saya mencoba menarik sebuah kesimpulan, bahwa histeria tersebut berawal dari rasa cinta, suka, dan percaya kepada sosok idola. Bila anak-anak muda tersebut tidak cinta, tidak suka, dan tidak percaya pada NCT Dream, bagaimana mana mungkin mereka jauh-jauh datang ke bandara untuk bertemu dengan group idola mereka? Rasanya tidak mungkin.
Anak-anak muda tersebut datang ke bandara atas kemauan sendiri, tentu dengan biaya sendiri. Rasa cinta, suka, dan percaya itu yang menggerakkan mereka. Semua dilakukan dengan rela hati dan juga senang hati agar bisa bertemu dengan sosok idolanya.
Saya lalu berpikir, apakah ada sosok tokoh publik Indonesia yang dicintai seperti idol group di Indonesia? Bila ada, saya akan ikut berbangga. Sebab, ada tokoh publik, apalagi bukan berasal dari kalangan artis, yang benar-benar dicintai rakyatnya.
Akhirnya, pertanyaan yang saya simpan di hati tersebut terjawab setelah mendapat kiriman video dari seorang teman di Medan. Teman tersebut membagikan video tentang penjemputan Anies Baswedan pada 4 November lalu di Bandara Kuala Namu.
Jumlah massanya tidak kalah dengan massa penyambut NCT Dream. Bahkan jauh lebih banyak. Massa yang menyambut Anies sudah menyemut mulai dari terminal kedatangan bandara, di luarnya, sampai parkiran, bahkan sepanjang jalan yang dilalui Anies.
Ingat, di sini Anies datang bukan sebagai pejabat negara. Dia tidak menggunakan fasilitas negara sama sekali. Meskipun dia pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, tapi masa jabatannya sudah selesai. Dia datang ke Medan sebagai seorang warga negara biasa. Namun, sambutannya sangat luar biasa.
Penyambutan massa saat Anies ke Medan ini merupakan bukti bahwa dia sosok pemimpin yang dicinta, disuka, dan dipercaya oleh rakyat. Tanpa membawa apa pun, tanpa membagi-bagikan apa pun, massa berjubel menyambutnya. Padahal tak ada acara lempar buku, lempar kaos, maupun lempar topi. Baik menggunakan uang pribadi, apalagi uang negara.
Fenemona penyambutan Anies yang gegap gempita tersebut saya yakin akan terus terjadi di daerah-daerah lain di Indonesia. Kesantunan, kecerdasan, dan kharisma Anies memang layak membuat dirinya dicinta, disuka, dan dipercaya.
Tanpa menunggu 2024, saya sudah punya kesimpulan hari ini. Bila saatnya tiba untuk pemilihan presiden, saya sudah tahu harus memilih siapa. Sudah pasti pada sosok yang dicinta, disuka, dan dipercaya rakyat, yang baru kemarin saya lihat penyambutannya yang meriah di Medan.
















