- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Gara Gara Terperosok Limbah Blotong Panas Pabrik Gula Dua Warga Alami Luka Bakar Serius.
- Babinsa dan Komduk Intensifkan Patroli Malam.
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
- Dandim 0506/Tgr Tinjau Langsung Distribusi 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Kampung Koceak.
- Jenderal Suyudi Ario Seto Resmi Jabat Kapolri dan Komjen Wisnu Hadiningrat sebagai Wakapolri
- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila.
Kolaborasi Wujudkan Program Gampang Sehat, Maryono Gandeng Dunia Usaha Tangkal TBC

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menanggulangi penyebaran Tuberkulosis (TBC).
Seperti halnya dengan menggelar Puncak Peringatan Hari TBC Sedunia Tahun 2025 Tingkat Kota Tangerang, yang digelar Kamis (24/4/2025), di Atrium Mal Tang City.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan bebas TBC.
Baca Lainnya :
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- Sulthan Saddan Buka Kartu di Musda KNPI : 1000 Persen Maju!
- Gara Gara Terperosok Limbah Blotong Panas Pabrik Gula Dua Warga Alami Luka Bakar Serius.
- Babinsa dan Komduk Intensifkan Patroli Malam.
- PRI Bidik Generasi Z, Budi Pramono: Anak Muda Jadi Kekuatan Partai
"TBC tidak hanya persoalan medis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Lingkungan kerja menjadi salah satu titik rawan penularan. Oleh karena itu, dunia usaha harus menjadi bagian penting dari solusi," ujar Maryono.
Melalui program Gampang Sehat, Pemkot Tangerang menggandeng 34 rumah sakit swasta untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan skrining TBC secara dini. Maryono, menjelaskan, program ini dirancang untuk mempermudah masyarakat, termasuk para pekerja, mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, terjangkau, dan berkualitas.
"Program Gampang Sehat, kami arahkan agar masyarakat, termasuk pekerja di perusahaan, tidak kesulitan dalam melakukan deteksi dini TBC. Ini adalah bentuk konkret pemerintah hadir bersama masyarakat dan pelaku usaha," imbuhnya.
Pemerintah juga terus mendorong agar perusahaan-perusahaan di Kota Tangerang aktif mengintegrasikan program kesehatan, seperti skrining TBC, ke dalam kebijakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mereka.
"Kami mengajak para pimpinan perusahaan agar menjadikan isu TBC sebagai bagian dari prioritas. Langkah kecil seperti pemeriksaan rutin, edukasi, dan lingkungan kerja yang sehat bisa berdampak besar," kata Maryono.
Ia juga menekankan pentingnya menghapus stigma terhadap pengidap TBC. Edukasi kepada pekerja dan komunitas menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang mendukung proses penyembuhan.
"TBC bisa disembuhkan. Yang dibutuhkan adalah dukungan, bukan diskriminasi. Perusahaan bisa menjadi tempat yang inklusif, yang memberi ruang bagi karyawan untuk sembuh dan bangkit," pungkasnya. ** (Jhn)








.jpg)
.jpg)
.jpg)





