- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana
- Kemenkop Berikan Klarifikasi Terkait Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi.
- Intensifkan Patroli Malam, Babinsa bersama Komduk Sasar Lokasi Rawan.
- Kepala Kantah Kab Tangerang Ikuti Monitoring, Evaluasi dan Pembinaan Kinerja di Lingkungan Kanwil BPN Banten.
- Bedah Masalah, Sachrudin: Bahas Tuntas dan Segera Ditangani.
- HUT ke-31, Tirta Benteng Genjot Pelayanan dan Tawarkan Sambungan Baru Rp237 Ribu.
- Jiham Nur Hadiri Groundbreaking Jembatan Lahei, Dorong Infrastruktur Buka Akses Ekonomi Masyarakat
- Jembatan Lahei Dibangun, Plt Damang Apresiasi, Sebut Jembatan Jadi Kebutuhan Masyarakat
- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
Ketua INKAI Kota Tangerang Pertanyakan Anggaran Penjaringan Atlit Cabor Karate Popda XI Banten

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XI Banten dan akan diikuti sebanyak 581 atlet tingkat antar pelajar di Kota Tangerang memperebutkan Piala Walikota Tangerang 2023, adapun cabang olahraganya beragam.
Salah satunya, cabang olahraga karate Kota Tangerang tahap seleksi penjaringan atlet telah dilaksanakan di Gor Jatiuwung terhitung selama 2 (dua) hari yakni dari tanggal 4 – 5 November 2023.
Kendati hal tersebut, Frits Marsel SH,MH,M.Th yang juga sebagai Ketua Institut Karate do Indonesia Kota Tangerang saat ditemui di Sekretariat INKAI Kota Tangerang mengungkapkan dengan tegas dirinya mempertanyakan pelaksanaan Seleksi Penjaringan Atlit untuk Popda XI Banten yang di lakukan oleh Forki Kota Tangerang.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
"Diketahui bersama bahwa dimana tahun besok 2024 Kota Tangerang sebagai tuan rumahnya," ungkap, Bung Frits (panggilan akrabnya). Senin, (13/11/2023).
Sambung dia, apakah biaya penjaringan tersebut di biayai oleh Pemerintah atau tidak. Jikalau di biayai kok kenapa masih di pungut bayar pendaftaran sebesar Rp 150 ribu per atlit untuk kelas kumite dan Rp. 200 ribu per tim, juga untuk kelas katak beregu.
"Dan kenapa Penjaringan Atlit tersebut di barengi dengan kejuaraan Piala Walikota dan yang seharusnya penjaringan itu dilaksanakan dalam 2 (dua) hari itu kenapa disingkat menjadi satu hari saja," sambungnya.
Lebih lanjut, Ketua Institut Karate do Indonesia Kota Tangerang menegaskan, Forki Kota Tangerang itu membawahi setiap perguruan karate yang ada di Kota Tangerang dan bukan membawahi Club - Club tapi kenapa proposal kejuaraan Piala Walikota pertandingannya antar Club.
"Ini tentu sudah menyalahi aturan yang ada dan membuktikan bahwa Ketua Forki Kota Tangerang tidak mengerti aturan," tegasnya.
Dirinya dalam waktu dekat, prihal ini akan diteruskan untuk menemui dan mempertanyakan langsung kepada Dispora Kota Tangerang. Tujuannya, agar tidak menjadi bumerang di kemudian harinya. ** (Red)














