- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Sidak Pasar Jelang Lebaran, Bupati Barito Utara Pastikan Stok Pangan Aman dan Harga Stabil
- Bupati Barito Utara Pimpin Rapat Percepatan Operasional Koperasi Merah Putih
- Kinerja Industri Asuransi Jiwa Sepanjang Tahun 2025 Tetap Stabil, AAJI: Komitmen Pelindungan
- Wakabid Pendidikan PWI Jaya Indra Utama jadi Komisaris Utama Waskita Beton Precast Tbk, Kesit B Handoyo Sampaikan Ucapan Selamat
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
Ketua DPRD Minta Bupati Blitar Fokus Program Anggaran 2023 agar Efisien dan Tepat Sasaran

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar– Program anggaran 2023 saat ini sedang dalam pembahasan antara eksekutif bersama legislatif. Seperti kegiatan rapat bersama di ruang rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar, terkait penyampaian laporan Badan Anggaran (Bangar) terhadap hasil pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD Kabupaten Blitar tahun 2023 Senin (28/11/22).
Suwito Saren Satoto kepada wartawan Selasa (29/11/22) menyampaikan pesan kepada Bupati Blitar, terkait anggaran progres 2023, hendaknya Bupati tidak menumpuk pekerjaan proyek-proyek tri bulan akhir, yang sangat riskan terhadap kualitas pekerjaan.
"Kami sering memberi peringatan melalui fraksi agar eksekutif ini tidak menempatkan pekerjaan numpuk di tri bulan ketiga, dalam tahun anggaran 2023 yang sedang kita susun ini, ya harus dijalankan lebih cepat dan tepat waktu, dan kualitas proyek sangat aman kualitas maupun kuantitasnya," ujarnya.
Baca Lainnya :
- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolres Blitar Kota Cek Kesiapan Kendaraan Dinas
- Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi
Masih ujar Suwito, selain itu Dewan juga meminta kepada Bupati untuk lingkungan dan pemetaan, kemudian ada kajian terkait indeks kebencanaan di Blitar. "Dari situ dapat mengantisipasi potensi bencana seperti longsor, banjir, dan potensi yang lainnya,” jelas Suwito.
Suwito yang juga dari fraksi PDI Perjuangan ini, lebih lanjut mengungkapkan pihaknya sangat berharap perbaikan infrastruktur yang diakibatkan oleh bencana ada kesiapan anggaran pengeluaran bencana juga dimaksimalkan, mengingat Kabupaten Blitar mempunyai daerah dengan tingkat kerawanan bencana tinggi.
“Perbaikan jembatan dan ketahanan pangan ini lebih penting sekali, karena krisis energi dan pangan perlu kita antisipasi. Wanti-wanti kami kepada Bupati agar ada greget pengelolaan anggaran di 2023. Selain itu, rencana yang strategis Bupati dan TAPD perlu kita koreksi, misalnya pengadaan 111 roda tiga. “Ini dewan memandang belum urgent,” pungkasnya. (za/mp)















