- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
Kerukunan Antar Umat Beragama, Jadi Materi Non Fisik TMMD 123 Tigaraksa

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Dengan menghadirkan nara sumber dari Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang dan FKUB Kabupaten Tangerang, Kodim 0510/Trs mengelar penyuluhan tentang perlunya kerukunan antar umat beragama.
pada kegiatan non fisik TMMD 123 Kodim 0510/Trs tahun 2025 di gelar di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Senin (17/03/2025).

Baca Lainnya :
- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
Adapun Petugas dari Kemenag dan FKUB Kabupaten Tangerang adalah Letkol Arh Pur Wayan Kariana mengemukakan, warga Indonesia selalu optimis, bahwa dengan banyaknya agama yang ada di Indonesia, maka banyak pula solusi untuk menghadapi kendala-kendala tersebut.
"Dari berbagai pihak telah sepakat untuk mencapai tujuan kerukunan antar umat beragama di Indonesia seperti masyarakat dari berbagai golongan, pemerintah, dan organisasi-organisasi agama yang banyak berperan aktif dalam masyarakat," katanya.
Menyinggung soal toleransi, Letkol Arh Pur Wayan Kariana menambahkan, saling menghormati antar umat beragama sangat penting dan harus dilakukan.

"Hal ini supaya tidak mudah dipecah belah oleh bangsa lain, jangan mudah untuk percaya dengan aliran baru. Ini harus waspada, kalau ada anak sekolah di luar kota, dan tiba-tiba berubah sikap perlu dicermati," pungkasnya.
Keharmonisan dalam komunikasi antar sesama penganut agama adalah tujuan dari kerukunan beragama, agar terciptakan masyarakat yang bebas dari ancaman, kekerasan hingga konflik agama.
"Saya nilai sangat perlu pengeluaran dalam toleransi beragama sejak dini, terutama bagi anak-anak sekolah SMPN 5 Tigaraksa ini," ungkapnya.
Untuk di ketahui penyuluhan TMMD non fisik kali ini dilakukan di SMPN 5 Tigaraksa Desa Tapos yang diikuti sebanyak 45 siswa dan siswi. ** (Nan)
















