- Elim Tyu Samba : PBSI Kota Blitar Harus Semakin Solid Bina Prestasi Bulu Tangkis .
- Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Tangerang Mulai Tata Pedagang Pasar Anyar.
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
- Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif bagi Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh
- Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah, Lepas Kepala Pengadilan Agama dan Sambut Kajari Baru
- Pemkab Barito Utara Perkuat Tertib Administrasi di Hari Kearsipan Nasional ke-55
- Kontingen Barito Utara Tampil Memukau di Pawai Karnaval Budaya FBIM 2026
- Pemkab Barito Utara Hadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
- Pemkab Barito Utara Apresiasi Dedikasi Pekerja di Hari Buruh Internasional 2026
- Bupati Barito Utara Shalat Jumat Bersama Jamaah Masjid Raya Shiratal Mustaqim
Kerukunan Antar Umat Beragama, Jadi Materi Non Fisik TMMD 123 Tigaraksa

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa - Dengan menghadirkan nara sumber dari Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tangerang dan FKUB Kabupaten Tangerang, Kodim 0510/Trs mengelar penyuluhan tentang perlunya kerukunan antar umat beragama.
pada kegiatan non fisik TMMD 123 Kodim 0510/Trs tahun 2025 di gelar di Desa Bantar Panjang, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Senin (17/03/2025).

Baca Lainnya :
- Elim Tyu Samba : PBSI Kota Blitar Harus Semakin Solid Bina Prestasi Bulu Tangkis .
- Hak Sewa 20 Tahun Berakhir, Perumda Pasar Tangerang Mulai Tata Pedagang Pasar Anyar.
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
- Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif bagi Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh
- Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah, Lepas Kepala Pengadilan Agama dan Sambut Kajari Baru
Adapun Petugas dari Kemenag dan FKUB Kabupaten Tangerang adalah Letkol Arh Pur Wayan Kariana mengemukakan, warga Indonesia selalu optimis, bahwa dengan banyaknya agama yang ada di Indonesia, maka banyak pula solusi untuk menghadapi kendala-kendala tersebut.
"Dari berbagai pihak telah sepakat untuk mencapai tujuan kerukunan antar umat beragama di Indonesia seperti masyarakat dari berbagai golongan, pemerintah, dan organisasi-organisasi agama yang banyak berperan aktif dalam masyarakat," katanya.
Menyinggung soal toleransi, Letkol Arh Pur Wayan Kariana menambahkan, saling menghormati antar umat beragama sangat penting dan harus dilakukan.

"Hal ini supaya tidak mudah dipecah belah oleh bangsa lain, jangan mudah untuk percaya dengan aliran baru. Ini harus waspada, kalau ada anak sekolah di luar kota, dan tiba-tiba berubah sikap perlu dicermati," pungkasnya.
Keharmonisan dalam komunikasi antar sesama penganut agama adalah tujuan dari kerukunan beragama, agar terciptakan masyarakat yang bebas dari ancaman, kekerasan hingga konflik agama.
"Saya nilai sangat perlu pengeluaran dalam toleransi beragama sejak dini, terutama bagi anak-anak sekolah SMPN 5 Tigaraksa ini," ungkapnya.
Untuk di ketahui penyuluhan TMMD non fisik kali ini dilakukan di SMPN 5 Tigaraksa Desa Tapos yang diikuti sebanyak 45 siswa dan siswi. ** (Nan)
















