- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Kerahkan 500 Personel, Kick Off Gerebek Lumpur Sepanjang Kali Cideng-RSUD Tarakan Digelar

Keterangan Gambar : Kerahkan 500 Personel, Kick Off Gerebek Lumpur Sepanjang Kali Cideng-RSUD Tarakan Digelar
MEGAPOLITANPOS.COM, DKI Jakarta-Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat menggelar kick off gerebek lumpur di sepanjang Kali Cideng, mulai dari Gedung Pompa Cideng hingga Rumah Sehat Untuk Jakarta RSUD Tarakan, Senin (26/9).
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Dhany Sukma mengatakan megapolitanpos, ini merupakan program Provinsi DKI Jakarta yang melibatkan seluruh stakeholder mengusung semangat kolaborasi, bersama-sama memfungsikan dan menyesuaikan volume saluran air, atau sungai-sungai dengan melakukan pengangkutan lumpur menggunakan alat berat maupun alat-alat sederhana.
"Fokus kali ini pengerukan lumpur di Kali Cideng, jadi kita ingin dari mulai pintu air akan bergerak ke hulu, kita berangkat dari yang rendah dulu. Tujuannya supaya elevasi atau kemiringan dasar bisa disesuaikan dan tidak menimbulkan adanya tumpukan air yang nantinya akan berimbas kemana-mana," katanya.
Baca Lainnya :
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
Dhany menjelaskan, dalam grebek lumpur kali ini kurang lebih hampir 500 personel dikerahkan mulai dari Suku Dinas (Sudin) Sumber Daya Air (SDA), Sudin Bina Marga, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Sudin Lingkungan Hidup serta Sudin Perhubungan.
Dhany menambahkan, nantinya akan dilanjutkan ke saluran air lintas batas, dan saluran-saluran mikro yang ada di lingkungan dengan melibatkan unsur yang sama mulai dari SDA, Bina Marga, PPSU Kelurahan, dan UPK Badan Air.
"Kita sama-sama bergerak mengembalikan volume saluran air, karena saluran air yang ada di kita memiliki daya tampung yang terbatas, rata-rata 120 mm perdetik. Kalau lebih dari itu perlu adanya mitigasi dampak di musim penghujan, termasuk pompa-pompa air dan pintu-pintu air berfungsi dengan baik. Serta kesiagaan personel untuk mengendalikan air," tambahnya.
Di tempat yang sama, Kasudin SDA Mustajab memaparkan, pengerukan dilakukan dengan panjang total 490 meter, mulai dari Rumah Pompa Cideng sampai ke Rumah Sehat Untuk Jakarta RSUD Tarakan menggunakan lima unit alat berat.
"Jadi dua unit yang ekskavator longarm standar yang di atas nge-loading. Tiga amfibi yang bisa bekerja di air, nah armada yang kita gunakan 30 unit dari berbagai UKPD di Jakarta Pusat. Volume yang akan kita targetkan akan keruk dari 490 meter itu sekitar 7.000 meter kubik, nanti pembuangannya sesuai arahan Pak Gubernur semua kita buang ke Ancol di sisi paling Timur di Pantai Ancol," paparnya.
Menurutnya, gerebek lumpur ini ditargetkan akan berlangsung selama 7 hari dan dilanjutkan menuju Pintu Air Sogo dengan jarak 3,8 Kilometer oleh pasukan SDA Kota Administrasi Jakarta Pusat.
"Jadi tidak berhenti hanya di sini saja, sebelum gerebek lumpur pun SDA telah melakukan pengerukan seperti di Kali Krukut, Kali Sentiong, Kali Utan Kayu, dan Waduk Melati ini sudah kita lakukan satu bulan yang lalu," tutupnya. (Ronald)




.jpg)












