- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
KemenKopUKM Terus Memperkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional

Keterangan Gambar : Deputi Kewirausahaan Kemenkop UKM, Siti Azizah
MEGAPOLITANPOS.COM, Surabaya - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) secara proaktif senantiasa berupaya memperkuat ekosistem kewirausahaan nasional.
"Dalam rangka menciptakan wirausaha yang inovatif kami memiliki program pengembangan lembaga inkubator dan inkubasi usaha, konsultasi bisnis dan pendampingan usaha (Entredev), pengembangan ekosistem bisnis (eHub), program pembiayaan wirausaha (Entrepreneur Financial Fiesta) dan pendataan wirausaha dan program lainnya," kata Deputi Kewirausahaan Kemenkop UKM, Siti Azizah dalam sambutannya pada acara Offline Consultation Program Entrepreneur Development (Entredev) 2024 di Surabaya, Kamis (25/07).
Entredev saat ini sudah ada di tahap Growth Sprint menjadi media strategis untuk memperbaiki tata kelola usaha para wirausaha tersebut. Diharapkan ke depan melalui program ini dapat mengakselerasi peningkatan kapasitas usaha sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian nasional.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
- Ketua Dewan Pembina PP MES Ma,ruf Amin Lantik Pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Periode 2026-2031
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
"Entredev dengan konsep sharing goal ini menantang para wirausaha untuk merealisasikan target jangka pendek bersama para konsultan/pendamping untuk transfer knowledge, pemanfaatan teknologi digital, dan menganalisis masalah serta menemukan solusi dalam meningkatkan produktivitas, omzet, pertumbuhan bisnis, dan jaringan usaha," kata Siti Azizah.
Selain itu, kata Siti Azizah, pada tahap Growth Sprint ini, pelaku usaha diberikan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan para pendamping (1 on 1) dan merealisasikan target jangka pendek serta menambah jaringan kemitraan bersama key stakeholder.
"Offline Consultation ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Growth Sprint yang dilaksanakan di tiga kota yaitu Surabaya, Yogyakarta, dan Bandung," kata Siti Azizah.
Para wirausahawan juga didorong untuk mengoptimalkan penggunaan teknologi digital untuk memperluas pemasarannya.
Berdasarkan data sampai Desember 2023 sebanyak 25.292.701 pelaku UMKM atau sebesar 39,52 persen dari total UMKM telah hadir pada platform e-commerce, atau sebesar 84,3 persen dari target 30 juta UMKM onboarding digital pada 2024.
Siti Azizah mengajak para peserta program Entredev 2024 menggunakan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi terkait usahanya secara langsung kepada para pendamping. Nantinya akan ada 30 peserta yang berkesempatan mengikuti Collaborative Engagement sekaligus Awarding oleh Menteri Koperasi dan UKM di Jakarta.
"Kami harapkan kegiatan ini dapat memperbaiki tata kelola usaha dan pengembangan usaha berkelanjutan sehingga dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi yang berimbas meningkatnya rasio kewirausahaan," kata Siti Azizah.
Di tempat yang sama Destry Anna Sari, Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan KemenKopUKM, mengatakan acara Offline Consultation Program Entrepreneur Development (Entredev) 2024 di Surabaya yang memasuki tahap Growth Sprint ini merupakan lanjutan dari tahap Case Session & Pendampingan Online pada 15 Juni sampai 4 Juli 2024.
Pada tahapan ini telah terpilih sebanyak 300 peserta dari 2.300 peserta, yang terdiri dari tiga sektor yaitu pertanian, kesehatan, beauty & wellness, dan teknologi yang selama delapan pekan ke depan peserta akan didampingi secara intensif untuk mencapai target pertumbuhan jangka pendek.
"Selamat kepada 300 peserta yang terpilih lanjut ke tahap growth sprint. Kami optimistis target pertumbuhan jangka pendek dapat tercapai melalui Entredev,” kata Destry.
Dalam rangkaian Entredev Offline Consultation di Surabaya diselenggarakan Entredev Talk bertemakan “Dare to Grow” dengan menghadirkan 3 narasumber kompeten dari PT. Agritama Sinergi Inovasi, Fashionistas & Brand Activist IBAN dan PT. Lectro Energy Semesta Indonesia dengan topik bahasan Tantangan dan Hambatan dalam menumbuhkan bisnis dari sisi pemasaran, supply chain dan SDGs:
Pada sesi Entredev Nyomblangin “Temukan Jodoh Bisnismu” adalah upaya mengkolaborasikan antar peserta entredev lintas sektor dengan melibatkan para stakeholder dari BAPPENAS, Kementerian Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, pihak swasta, asosiasi dan akademisi untuk keberlanjutan program Entredev.
Pada Entredev Nyomblangin terjadi potensi kerjasama seperti potensi untuk display produk di Ciputra World, keberlanjutan program dengan APINDO dan kemitraan dengan private sektor, selain itu terjadi potensi dalam pengembangan riset dan teknologi dengan para inkubator.
Informasi terkait Entredev 2024 dapat dilihat melalui sosial media Kementerian Koperasi dan UKM (ig @kemenkopukm), website (https://entredev.id) dan Instagram (ig @entredev.id)(Reporter: Achmad Sholeh Alek)




.jpg)












