- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
KemenKopUKM Rumuskan Isu Strategis Untuk Dibawa Dalam Forum BIMP-EAGA 2023

Megapolitanpos.com, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) selaku Focal Point Indonesia dalam menjalin kerja sama dengan Sub Regional mencakup Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) Small and Medium Enterprises Development Working Group (SMED-WG), melaksanakan rapat koordinasi bersama Dinas Koperasi dan UKM 15 Provinsi wilayah BIMP-EAGA beberapa hari lalu meliputi Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua Barat di Serpong, Banten.
“Rapat koordinasi dilaksanakan, guna merumuskan posisi Indonesia pada pertemuan Strategic Planning Meeting (SPM) SMED WG tahun 2023 yang akan digelar di Malaysia,” kata Asisten Deputi Bidang Kemitraan dan Perluasan Pasar Deputi Bidang UKM KemenKopUKM sekaligus Head of Delegation Indonesia untuk SMED WG, Fixy, dalam keterangan resmi, di Jakarta, Sabtu (29/10).
Ia menyampaikan perkembangan kerja sama terbaru, serta hal-hal yang harus ditindaklanjuti bersama berdasarkan hasil pertemuan sebelumnya.
Baca Lainnya :
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
- Semangat Anak Wae Moto Menyala, PNM Peduli Wujudkan Sekolah yang Lebih Aman dan Nyaman
- SEAVFC Jadi Panggung Talenta Muda, Liza Maria Yakin Anak Indonesia Mampu Bersaing di ASEAN
- Funwalk HAN 2026 Satukan Anak, Orang Tua, dan Komunitas untuk Wujudkan Indonesia Ramah Anak
- Jadi Pembicara di Diklat Pratama DPP GMPK, Menteri Nusron: Nasionalisme Menjadikan Bangsa yang Kuat
“Melalui pertemuan ini diharapkan kita dapat menjalin komitmen yang lebih erat antara KemenKopUKM dengan Dinas Koperasi dan UKM di provinsi yang menjadi wilayah BIMP-EAGA, sebagai daerah pelaksanaan kegiatan untuk memilki ownership terhadap BIMP-EAGA,” ujarnya.
Fixy berharap, agar Dinas Koperasi dan UKM di wilayah BIMP-EAGA dapat lebih berperan aktif dalam pelaksanaan berbagai project maupun mengusulkan inisiatif baru yang dapat dimanfaatkan bagi UMKM di daerah masing-masing.
Ia menjelaskan, Project Virtual Business Centre yang di inisiasi oleh Dinas Provinsi Sulawesi Utara saat ini dalam tahap pengembangan. Business Center dapat dimanfaatlan sebagai fasilitas product galery, sumber informasi pelatihan, serta sumber informasi lainya yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha di wilayah BIMP-EAGA sebagai etalase produk UMKM berbagai Propinsi BIMP-EAGA.
Pertemuan tersebut juga turut menghadirkan perwakilan dari Kemenko Perekonomian, selaku Sekretariat Nasional Indonesia untuk BIMP-EAGA yang perwakilannya pada kesempatan itu menjelaskan terkait sejarah dan gambaran struktur kerja BIMP-EAGA, serta potensi pendanaan yang dapat dimanfaatkan untuk membiayai project BIMP-EAGA yang diusulkan oleh pemerintah daerah.
Lebih lanjut perwakilan dari Kementerian Perdagangan menjelaskan perkembangan project di bawah nauangan Trade and Investment Cluster yang salah satunya terkait UKM.
“Pertemuan menyepakati komitmen pemerintah daerah untuk berpartisipasi aktif pada forum kerja sama BIMP-EAGA, serta dukungan optimalisasi project Business Center. Di mana tiap provinsi akan mengirimkan data UKM berorientasi ekspor untuk dapat dimasukan pada platform Business Center,” ucap Fixy.(ASl/Red/MP).
















