Breaking News
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
Kembangkan Usaha Kuliner Sebagai Subsektor Ekraf

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus berupaya dan berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan sektor ekonomi kreatif (ekraf.red) di wilayahnya khususnya di Kota Puruk Cahu. Dari iklim usaha yang saat ini terus bergerak, tampaknya subsektor kuliner menjadi pilihan, khususnya kopi sebagai komoditi yang bahan bakunya cukup dan berpotensi dikembangkan di Murung Raya. Bupati Murung Raya Drs Perdie M Yoseph MA mengatakan, bahwa pihaknya telah berkomitmen untuk penguatan sektor ekonomi kreatif dengan melibatkan pengusaha pengusaha muda guna merangsang ide ide kreatif kedepannya. "Tahun anggaran 2022 ini akan kita coba siapkan stimulan bagi para pelaku ekonomi kreatif khususnya kopi, dan beberapa komoditi lainnya," kata Perdie saat dibincangi awak media, Senin (14/2/2022). Perdie menjelaskan tahun ini dari dinas terkait akan mencoba membenahi beberapa lokasi di pusat keramaian kota seperti Alun Alun Jorih Jerah, untuk dijadikan lokasi pengembangan ekraf ini. "Untuk sumber bahan baku, produksi biji kopi di wilayah kita sudah ada beberapa kelompok tani maupun perorangan yang sudah berproduksi rutin, selain itu jahe merah asli hasil bumi kita yang belum terekspose keluar yang potensinya luar biasa," jelasnya lagi. Saat ini menurutnya setiap dinas teknis terkait telah di dorong untuk melakukan pembinaan dan pengembangan terkait produksi bahan baku tersebut. "Kedepan sektor pertanian dan perkebunan akan kita fokuskan ke beberapa komoditi yang mendukung suksesnya pembangunan ekonomi kreatif di Kota Puruk Cahu, dan tidak menutup kemungkinan bisa go regional, nasional maupun internasional," pungkasnya. (Aseng)


.jpg)













