- Menteri UMKM Pastikan Status Usaha Mikro Beri Manfaat bagi Pengemudi Ojol
- Wabup Barito Utara Hadiri HUT Ke-1 Kodam XXII Tambun Bungai
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi dengan BMKG, Gedung Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan
- Bupati Shalahuddin Buka Raker LPT-IK Kabupaten Barito Utara Tahun 2026
- PT Dua Kuda Indonesia Yakin Bangkit, Kepailitan Dinilai Hambat Operasional Bukan Prospek Bisnis
- Menko Polkam Ajak LPM Berani Ambil Langkah Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
- M.Rifa\'i : Musancab Targetkan 14 Kursi Parlemen Pemilu 2029 PKB Kabupaten Blitar Kembali Berjaya
- Launching Kopi Bubuk Konvensional Jos Jiz Siap Jadi Pesaing Pasar Internasional
- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
Kejar RPIM,Penyaluran Kredit UMKM BNI Capai 18,9%

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Perbankan terus mengakselerasi penyaluran kredit kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) atau pembiayaan inklusif sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Sebagai bank milik negara, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) berkomitmen untuk meningkatkan pembiayaan bagi UMKM. Bukti nyata dari komitmen ini adalah pertumbuhan penyaluran kredit UMKM BNI yang mencapai 18,9% per tahun, dengan total mencapai Rp118 triliun.
Dalam pencapaian ini, BNI berhasil menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan) pada segmen UMKM di bawah 3%. Keberhasilan ini terutama didorong oleh akuisisi debitur baru, peningkatan pembiayaan, serta manajemen remedial dan recovery yang efektif.
Baca Lainnya :
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
- Kinerja BNI Melesat, Transformasi Digital dan BRAVE Jadi Motor Pertumbuhan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
"Kami bersyukur pertumbuhan kredit UMKM ini cukup progresif. Hal ini terjadi berkat kondisi ekonomi yang semakin membaik, serta upaya Kementerian BUMN untuk mendorong BNI melakukan transformasi dan mengedepankan prinsip perbankan yang prudent," ungkap Sekretaris Perusahaan BNI Okki Rushartomo.
Okki menegaskan, BNI akan terus memperkuat strategi value chain, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, serta pembangunan ekosistem digital guna mendorong penyaluran pembiayaan kepada UMKM.
Dengan dipercayanya BNI sebagai Bank Global asal Indonesia, BNI berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan penyediaan layanan perbankan terbaik.
"Kami berupaya agar pembiayaan yang kami berikan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendorong UMKM untuk naik kelas dan lompat lebih tinggi menembus pasar internasional," tambah Okki.
Selain itu, BNI juga menempatkan prioritas pada pemenuhan target Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) sebesar 30% pada tahun 2024. "Kami proaktif mendukung program Bank Indonesia dengan upaya pemenuhan target ini," pungkas Okki. (Reporter: Achmad Sholeh)


.jpg)
.jpg)













