Breaking News
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Kawasan Stadion WMY Disulap Menjadi Pusat Ekraf

MEGAPOLITANPOS.COM, Puruk Cahu- Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (DKOP.red) berencana untuk membangun pusat kuliner yang akan dipadukan dengan kegiatan seni budaya di kawasan Parkir Timur Stadion Willy M Yoseph. Kepala DKOP Mura Sarwo Mintarjo melalui Sekretarisnya K Zen Wahyu Priatna mengatakan, pembangunan ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kapasitas kepemudaan, dalam upaya menghidupkan ekonomi masyarakat yang selama ini terkendala akibat pandemi covid-19. "Konsepnya ekonomi kreatif, kewirausahaan baik dalam bidang kuliner, seni dan budaya. Akan kita kemas sedemikian rupa, salah satunya dengan ide kreatif yang dibangun dengan konsep dasar dari peti kemas yang disulap menjadi bangunan cafe," kata K Zen Wahyu saat dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (16/2/2022). Dia membeberkan bahwa 5 unit box peti kemas yang telah ditempatkan di lokasi pembangunan merupakan bantuan atau hibah dari pihak ketiga. Sehingga untuk mengawali rencana ini akan dibangun tahap pertama hanya mampu tiga unit box cafe dengan masing masing konsep desain. "Kita mulai dari tiga unit dulu, sambil memantau serta mengevaluasi antusias dari masyarakat terhadap program kita, terlebih saat ini berkaitan dengan ketersediaan anggaran yang masih minim," ujar mantan Camat Murung ini lagi. Dia juga menargetkan masa percobaan ataupun orientasi rencana tersebut akan dilaksanakan pada bulan Maret 2022 yang akan datang, dan saat ini pihaknya masih melaksanakan proses design dan pembangunan di lokasi sekitar kawasan tersebut sambil membenahi beberapa fasilitas umum untuk lokasi tersebut. "Untuk lokasi saat ini masih dalam tahap pembangunan, dan pembenahan beberapa fasilitas seperti lampu penerangan, air bersih. Dan yang juga masih dalam proses penyusunan adalah penyusunan usulan regulasinya yang nantinya berbentuk peraturan bupati," tandasnya. (Aseng).


.jpg)














