- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Marsiana Muhlis,PAUD Fondasi Utama Pembentukan Karakter dan Kesiapan Belajar Anak
- Ribuan Pengunjung Serbu Jakarta Fair 2026, Penyelenggara Perkuat Pengamanan Area Pameran
- Menkop Perkuat Peran Koperasi Dalam Ekosistem Energi Terbarukan
Kadisdik Kota Tangerang Tinjau Uji Coba Makan Gratis

MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Kepala Dinas Pendidikan (Disidik) Kota Tangerang secara langsung meninjau pelaksanaan uji coba Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap kedua di SD Negeri Karang Tengah 6, Selasa, 13 Agustus 2024.
Sebelumnya, pelaksanaan MBG tahap pertama itu telah diuji coba dibeberapa sekolah dengan sacaran sebanyak 33.483 pelajar dari 36 sekolah di Kota Tangerang.
Kepala Disdik Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, di SD Negeri Karang Tengah 6 ini merupakan evaluasi program MBG tahap kedua.
Baca Lainnya :
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
"Kedepan, tiga bulan kedepan itu akan menyiapkan 75 sekolah dan sasaran tambahannya hampir 40 ribu siswa untuk uji coba makan bergizi gratis dan saya tadi mengevaluasi di SDN Karang Tengah 6, antusiasnya sangat luar biasa," ujar Jamal di SD Negeri 6, Kota Tangerang.
Jamal menambahkan, bahwa Disdik Kota Tangerang terus mengevaluasi terkait menu dan sudah ditentukan, seperti nasi itu berukutan 100 geram dan buah-buahan.
"Kalau SD nasinya itu 100 geram dan lauk pauknya. Tadi juga pada pukul 10 kita berikan susu dan antusias minumnya," jelasnya.
Untuk menunnya juga kata Jamal, ada lima rekomendasi dan bervariasi dan pihak sekolah pun biasa dapat menentukan menu apa yang akan diberikan pada setiap harinya.
"Sesuai dengan yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Kota Tangerang, tapi dalam menu pada setiap harinya pihak sekolah juga dapat menentukan," tegasnya.
Adapun keluhan adalah, ada beberpa siswa siswi yang tidak suka dan tamabah, atau masukan menu dari orang tua.
"Ada, misalnya ada yang tidak suka makan menu ini. Ada juga masukan dari orang tua, kan sudah ada pisang, kalau bisa ditambah semangka, lalu puyunghai diganti dengan yang lain, maka kita terus menyesuailan hingga perogram ini dari Presiden dan Wakil Presiden terpilih ini dipatenkan," tandasnya. ** (Jhn)
















