Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia
Silaturahmi Ramadan di Kedubes Rusia membuka ruang dialog strategis tentang kolaborasi teknologi masa depan.

By Almaer Barra 07 Mar 2026, 20:25:03 WIB Nasional
Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia

Keterangan Gambar : Perwakilan Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) menghadiri undangan acara buka puasa bersama yang diselenggarakan Kedutaan Besar Federasi Rusia di Jakarta, sekaligus berdiskusi mengenai peluang kerja sama teknologi antara Indonesia dan Rusia.


Jakarta — Persatuan Robotika Seluruh Indonesia (PRSI) menghadiri undangan acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Federasi Rusia untuk Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, dan berlangsung di Wisma Kedutaan Besar Federasi Rusia di Jakarta Selatan, senin (2/3/2026).

Dalam kesempatan tersebut, PRSI diwakili oleh Wakil Sekretaris Jenderal PRSI, Muhammad Ied. Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang diskusi strategis mengenai potensi kolaborasi antara Indonesia dan Rusia dalam pengembangan teknologi masa depan.

Salah satu topik yang dibahas adalah peluang kerja sama antara kedua negara dalam pengembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan (AI). Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi kedua negara, sekaligus mendorong kemajuan inovasi teknologi di berbagai sektor.

Wakil Sekretaris Jenderal PRSI, Muhammad Ied, menyampaikan bahwa hubungan baik antara Indonesia dan Rusia menjadi fondasi penting untuk membangun kerja sama yang lebih luas di bidang teknologi.

“Momentum silaturahmi ini menjadi langkah awal yang sangat baik untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam menjajaki kolaborasi pengembangan teknologi robotika dan kecerdasan buatan. Kami melihat banyak peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama, baik di sektor pendidikan, industri manufaktur, kesehatan, maupun sektor strategis lainnya,” ujar Muhammad Ied.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi teknologi antarnegara sangat penting untuk mendukung kedaulatan teknologi serta memperkuat kapasitas inovasi nasional.

“Pengembangan teknologi robotika dan AI harus menjadi bagian dari strategi besar untuk memperkuat kedaulatan teknologi dan penguatan teknologi nasional. Melalui kolaborasi internasional yang konstruktif, kita dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta membangun inovasi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” lanjutnya.

Muhammad Ied juga menyampaikan bahwa Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, menunjukkan dukungan yang sangat positif terhadap rencana-rencana kolaborasi yang akan dibangun bersama, khususnya dalam pengembangan teknologi masa depan antara Indonesia dan Rusia.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mempererat hubungan kerja sama teknologi antara kedua negara, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam membangun ekosistem inovasi robotika dan kecerdasan buatan di masa depan.




  • RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern

    🕔08:17:28, 07 Mar 2026
  • Indonesia–Rusia Perkuat Hubungan Teknologi, PRSI Hadiri Pertemuan di Kedubes Rusia

    🕔20:25:03, 07 Mar 2026
  • Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi

    🕔10:06:03, 06 Mar 2026
  • 2.746 Posko Pengamanan hingga Pelayanan Disiagakan selama Operasi Ketupat 2026

    🕔01:49:26, 03 Mar 2026
  • Dirut TVRI Iman Brotoseno Mundur karena Alasan Kesehatan, Tegaskan Tak Ada Tekanan Politik

    🕔04:34:16, 24 Feb 2026