- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
Ikut Program Inkubator LPDB-KUMKM, Bepahkupi Jajaki Pasar Kopi Global

Megapolitanpos.com, Jakarta- Salah satu peserta atau tenant Program Inkubator Wirausaha dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) yakni Bepahkupi yang bergerak dalam bidang pertanian kopi tengah merambah pasar kopi global.
Terbaru, Bepahkupi tengah menjajaki pangsa pasar kopi vietnam melalui ajang International Café Show Vietnam 2023 di Pusat Pameran dan Konvensi Saigon di Kota Ho Chi Minh.
Pameran ini menampilkan lebih dari ratusan peserta dari 15 negara, menampilkan produk dan layanan untuk industri kopi serta makanan dan minuman. Serta ajang networking dengan calon mitra bisnis dari seluruh dunia.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 Perluas Akses dan Perkuat Daya Saing UMKM
- Kementerian UMKM dan Driver Ojol Satukan Semangat Lewat Nobar Piala Dunia 2026
- SAPA UMKM Siap Perluas Akses Pengadaan Pemerintah melalui Integrasi Layanan
Bepahkupi perwakilan petani Indonesia hadir untuk menawarkan dan memperkenalkan aneka ragam kopi Indonesia di Vietnam, Bepahkupi dipercaya Oleh Kementrian Perdagangan untuk menjadi Wakil Indonesia Di Café Show Vietnam 2023 dengan tujuan dapat mengakusisi pasar kopi vietnam serta mendapatkan lebih banyak koneksi dan jaringan pendistribusian kopi Indonesia.
Chief Executive Office (CEO) Bepahkupi Maulana Wiga mengatakan, Café Show Vietnam ini mempertemukan Bepahkupi dengan para pembeli kopi dari berbagai negara yang sedang mencari pasoka.
"Kami membangun koneksi dengan pembeli dari beberapa negara Eropa, Timur Tengah, Amerika Serikat dan yang paling banyak dari Asia Timur, seperti Jepang dan Korea Selatan," ungkapnya.
Menurut Wiga, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan dari Asia terkait penyedia kebutuhan industri kopi dan Akademi Kopi untuk dapat belajar dan memajukan industri kopi dalam negeri serta dengan kolaborasi ini diharap dapat mendistribusikan kopi indonesia lebih banyak lagi.
"Kami juga sebelumnya mengikuti Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM melalui Cubic Startup Incubator dari Provinsi Jawa Barat untuk mengembangkan bisnis kopi dan juga memperluas networking," ujar Wiga.
Sementara itu, Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menambahkan, Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM dilaksanakan dalam rangka mendukung para startup dan juga koperasi untuk mengembangkan bisnisnya secara berkelanjutan dan difasilitasi untuk mendapatkan pembiayaan, investor, serta jaringan bisnis.
"Pada 2023 ini kami bekerja sama dengan 10 lembaga inkubator dari berbagai daerah dan universitas untuk melakukan inkubasi kepada koperasi dan juga startup agar bisa naik kelas," kata Supomo.
Capaian Kinerja Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM
Supomo menambahkan, kinerja Program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM dari tahun 2020 hingga 2022 telah menghasilkan total pendanaan Rp23 miliar kepada 74 tenant inkubasi.
"Dari total Rp23 miliar terdiri dari Rp6,1 miliar merupakan nilai investasi dari investor kepada 9 tenant, Rp7,7 miliar yang merupakan total pinjaman kepada 6 tenant, dan Rp9,2 miliar yang merupakan kerja sama bisnis kepada 59 tenant," papar Supomo.
Supomo berharap, kedepan program Inkubator Wirausaha LPDB-KUMKM bisa semakin memberikan dukungan terhadap pelaku koperasi dan juga startup dalam mengembangkan bisnis dan juga memberikan peningkatan akses pasar seperti apa yang dilakukan oleh Bepahkupi dalam menjajaki pasar kopi global.
"Harapannya kehadiran Program inkubator ini bisa menjadi wadah dan juga fasilitasi kepada koperasi dan UMKM atau startup dalam mengembangkan usaha, dan juga bisa mendapatkan investor baik domestik maupun global, dan juga bisa mendampingi dengan baik," pungkasnya.(ASl/Red/MP).
















