Breaking News
- Maman Abdurrahman Pastikan Bunga PNM Mekaar 8 Persen Berlaku Permanen
- Tak Hanya Narkoba, Gun Sriwitanto Usulkan Edukasi Bahaya Judi Online Pada Sekolah dan Masyarakat
- Gun Sriwitanto Dorong Barito Utara Wujudkan Program BERSINAR
- Kapolri Nonaktifkan Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anggota, Ini Penyebabnya
- Patih Herman Dorong Edukasi Bahaya Narkoba Masuk Sekolah, Generasi Muda Jadi Perhatian
- Patih Herman Tegaskan Dukungan DPRD terhadap Anggaran Program Pemberantasan Narkoba
- Patih Herman Soroti Masifnya Peredaran Narkoba di Barito Utara, Apresiasi Kinerja Polres
- Pasar Sudah Bagus, Sachrudin: Jaga Kebersihan dan Kenyamanannya Bersama!
- H Nurul Anwar, Relawan Antinarkoba Perlu Diperluas hingga Kecamatan dan Kelurahan
- H Nurul Anwar Dukung Percepatan Perda P4GN, Masuk Prioritas Pembahasan 2027
Hutang Luar Negeri akan Berpengaruh Kepada Neraca Pembayaran

MEGAPOLITANPOS.COM, Bekasi - Neraca pembayaran atau Balance of Payment (BOP) adalah catatan sitematis dari semua transaksi ekonomi internasional. Catatan tentang perdagangan, investasi, pinjaman dan sebagainya. Catatan ini terjadi antara penduduk dalam negeri suatu negara dan penduduk luar negeri selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun), yang biasanya dinyatakan dalam dollar AS. Oleh karena itu BOP sangat berguna karena menunjukkan struktur dan komposisi transaksi ekonomi dan posisi keuangan internasional suatu negara. Lembaga-lembaga keuangan internasional, seperti IMF, bank dunia dan negara-negara donor juga menggunakan BOP sebagai salah satu indikator dalam mempertimbangkan pemberian bantuan keuangan keapda suatu negara. Selain itu, menurut Tulus T.H Tambunan BOP juga merupakan salah satu indikator fundamental ekonomi suatu negara di samping variable-variabel ekonomi makro lainnya, seperti laju pertumbuhan PDB, tingkat pendapatan per kapita, tingkat inflasi, tingkat suku bunga dan nilai tukar mata uang domestik. Atas dasar inilah, nilai hutang luar negeri akan berpengaruh pada Sistematika Neraca Pembayaran Luar Negeri. Tentunya akan berdampak signifikan kepada perekonomian dalam negeri itu sendiri. Maka, perlu pertimbangan mendalam terhadap pemerintah sebuah negara untuk menentukan dan mengambil kebijakan hutang luar negeri suatu negara. Penulis: Duwi Lestari Mahasiswa Prodi Manajemen Panca Sakti University
















