- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
HRD Korea Pusat Sebut Kondisi Ekonomi Saat Ini Sebabkan Jumlah Penerimaan Pekerja Migran asal Indonesia Berkurang

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali menggelar seremoni pelepasan untuk 697 pekerja migran Indonesia (PMI) gabungan yang akan bekerja ke Korea Selatan (Korsel), Jerman dan Taiwan, di eL Hotel Kelapa Gading, Jakarta, Senin (24/6/2024).
Pelepasan ratusan PMI dipimpin langsung oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani dan turut dihadiri jajaran HRD Korea Pusat (HRDK), serta sejumlah mitra penempatan PMI.
Director of Foreign Workforce Introduction, HRD Korea Pusat (HRDK), Lee Jin Young, dalam kesempatan itu mengungkapkan sebab terjadinya penurunan jumlah penerimaan penempatan pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di Korea Selatan. Hal tersebut, menurutnya, dikarenakan dampak kondisi ekonomi di Korea Selatan saat ini.
Baca Lainnya :
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
"Rendahnya tingkat penerimaan pekerja migran Indonesia (saat ini), bukan berarti penolakan dari pengguna kerja atau user. Tetapi memang kondisi ekonomi yang kurang baik di Korsel. Sedangkan pekerja migran Indonesia, mempunyai reputasi yang baik di mata pengguna kerja," ungkap Lee.
Lee juga mengucapkan selamat kepada seluruh pekerja migran Indonesia yang lulus seleksi bekerja di Korea Selatan. Lee berujar, bahwa sistem Employment Permit System - Test of Profiency in Korean (EPS-TOPIK) yang dilalui oleh para pekerja migran Indonesia adalah sistem standarisasi yang diakui internasional (ISO).
"Semua pengguna EPS-TOPIK mendapat perlakuan sama, tidak ada keistimewaan tertentu bagi tiap-tiap individu, semuanya menempuh proses panjang yang sama," terangnya.
Lanjut Lee berpesan kepada pekerja migran Indonesia untuk jaga kesehatan, tetap semangat, jalinlah hubungan baik dengan atasan, dan rekan sesama pekerja migran.
“Semoga kalian yang berangkat dapat bekerja dengan baik, dan ketika masa kontrak habis, kalian dapat menemui keluarga di rumah dengan penuh sukacita," ucapnya.
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani mengapresiasi Lee Jin Young yang telah hadir langsung dari Korsel menyampaikan sambutan yang memicu semangat pekerja migran Indonesia yang akan berangkat bekerja di Korea Selatan.
“Menjawab langsung banyak pertanyaan yang masuk melalui (pesan) japri, tentang mengapa pada tahun 2024 ini penempatan pekerja migran Indonesia berkurang. Kalian dengar Mr. Lee menjawab sendiri bahwa, kondisi ekonomi Korsel sedang dalam pemulihan. Tidak hanya Indonesia saja, bahkan kondisi global (dunia) pekerja migran juga terdampak," ujar Benny.
Benny berharap situasi ekonomi di Korea segera pulih, sehingga jumlah penempatan PMI ke Korea Selatan pada tahun ini bisa tercapai seperti yang diharapkan.
"Semoga situasi ini cepat membaik, dan mimpi saya untuk mengirim 15.000 hingga 17.000 PMI tahun ini bisa terwujud," imbuhnya. ** (*/Anton)




.jpg)












