Breaking News
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
Harga Anjlok, Polres Blitar Kota Borong Telur Peternak

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Untuk membatu kesulitan peternak ayam lokal, lantaran harga telur terus merosot tajam Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono SH., SIK, MSi., memborong telur ayam dari peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, aksi borong telur ini dilakukan pada Jumat (11/2/2022). Argoyiwono mengatakan, apa yang dilakukannya itu adalah untuk membantu para peternak agar tidak terus merugi akibat harga telur turun. Saat ini, harga telur dari kandang peternak hanya Rp 15.000 sampai Rp 15.500 per kilogram. Sedangkan harga acuan pemerintah (HAP) Rp 19.000 - Rp 20.000 per kilogram. "Turunnya harga telur mengakibatkan peternak ayam petelur merugi, untuk itu kami melakukan kegiatan bakti sosial dengan membeli telur di peternak untuk dibagikan ke anggota Polres Blitar Kota," ujarnya. AKBP Argowiyono membeli satu kuintal telur dari Ahmad Kasani, salah satu peternak di Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok. Ia membeli telur di peternak dengan harga Rp 20.000 per kilogram. Aksi serupa juga dilakukan oleh Kapolsek di wilayah hukum Polres Blitar Kota atas inisiatif Kapolres. Kali ini AKBP Argowiyono juga mengkampanyekan kepada masyarakat untuk makan telur hasil dari peternak Kabupaten Blitar, dengan harapan bisa membantu para peternak telur lokal Blitar keadaanya bisa kembali baik. "Mudah-mudahan kondisi peternak di wilayah Blitar kembali normal. Harga telur kembali stabil dan harga pakan murah," harapnya. Dilain sisi dari pengkauan Ahmad Kasani salah satu peternak di Dadaplangu, harga telur di peternak turus turun sejak Januari 2022. Bila harga sekarang Rp.15.000 -Rp.15.500 masih belum sebanding dengan harga pakan yakni Rp 6.800 per kilogram, harga jual telur di tingkat peternak sekitar Rp 21.000 per kilogram. "Harga telur sempat tinggi pada Desember 2021, tapi setelah itu harganya terus turun," jelasnya. Untuk mengurangi beban pakan saat ini Ahmad terus mengurangi populasi ayam di kandangnya dampak harga telur turun dan harga pakan mahal. Yang dulu sekitar 7000 ekor sekarang tinggal 500 ekor saja. (za/mp)


.jpg)














