- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
- Majalengka Ubah Penetapan Hari Jadi, Kirab dan Ziarah Jadi Penanda Awal
- Hadiri Kick-Off Porprov XV Jabar 2026 dan Funday, Ini Pesan Ketua DPRD Kota Bogor
- PDAM Tirta Benteng Kunjungi JMSI Kota Tangerang, Perkuat Sinergi dengan Media
- SPPG Tancap Gas, Wabup Majalengka Sebut Program Nasional Ini Turunkan Kemiskinan Drastis
- Tangerang Makin Kondusif! Strategi Babinsa Bikin Pelaku Kejahatan Sempit
- Aktivis Lingkungan Tegas Minta Menteri LH Pidanakan Pemilik Gudang Kimia Pencemar Cisadane
- Pemutakhiran Data Digital, Sejumlah Kantor Pertanahan di DIY Lakukan Pendataan Surat Ukur, Gambar Ukur, dan Buku Tanah Lama
- Dukung ATR/BPN dalam Pelaksanaan KKN Pertanahan, Gubernur DIY: Tata Kelola yang Baik Lahir dari Kolaborasi
- Lepas 619 Taruna/i STPN untuk KKN Pertanahan, Wamen Ossy Sampaikan 3 Pesan Pedoman Kerja Lapangan
Gerakan Masjid Indonesia Berdaya Resmi Dideklarasikan: Saatnya Masjid Bangkitkan Ekonomi Umat

Keterangan Gambar : Gerakan Masjid Indonesia Berdaya (GMIB)
MEGAPOLITANPOS.COM: Tangsel-Gerakan nasional dalam rangka memperkuat peran masjid melalui pemberdayaan umat resmi dideklarasikan hari ini di Swiss-BelHotel, Tangerang Selatan. Gerakan bertajuk Masjid Indonesia Berdaya ini diinisiasi oleh Gerakan Masjid Indonesia Berdaya (GMIB) dan dihadiri oleh perwakilan pengurus 200 masjid dari seluruh Indonesia, mulai dari Jabodetabek, Sumatera, Bali, Sulawesi, Maluku hingga Papua.
Gerakan ini mendapat dukungan kolaboratif dari berbagai pihak strategis seperti Kitabisa, ParagonCorp, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra kolaborator. Acara ini menjadi momentum besar bagi para pemakmur masjid untuk saling mengenal, bersinergi, dan membangun kekuatan ekonomi keumatan yang berawal dari masjid.
Agenda kegiatan meliputi silaturahim antar pengurus masjid, membuka pola pikir, meningkatkan literasi manajemen masjid, dan mendengarkan nasehat dari para ulama, serta deklarasi Gerakan Masjid Indonesia Berdaya. Para ulama yang hadir dan memberikan nasehat dalam acara ini antara lain Ustadz Abdi Kurnia Johan, Ustadz Luqmanul Hakim, dan Habib Muhammad bin Anies Shahab. Kehadiran mereka menambah semangat para peserta untuk meneguhkan kembali peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Baca Lainnya :
Ketua Panitia GMIB sekaligus Ketua Umum Yayasan Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Prastowo M. Wibowo, menyampaikan bahwa gerakan ini lahir dari semangat untuk menjadikan masjid sebagai pusat kehidupan umat yang utuh. “Kami ingin masjid tidak hanya hidup di waktu- waktu shalat, tetapi juga menjadi pusat kehidupan sosial dan ekonomi. Dari masjid, umat saling mengenal, saling menguatkan, dan saling menumbuhkan. Tidak ada egosentris antar pengurus masjid, yang ada hanyalah sinergi untuk kemaslahatan umat,” ujar Prastowo.
Sementara itu, perwakilan dari Bank Syariah Indonesia (BSI), DR. KH. Yusuf Sidik, Lc., MΑ, menyatakan dukungannya terhadap gerakan ini sebagai bentuk nyata kolaborasi antara lembaga keuangan syariah dan komunitas masjid. “BSI berkomitmen mendukung gerakan yang menghadirkan kemaslahatan bagi umat. Kami percaya, masjid memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi keumatan, dan BSI siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkannya,” ujarnya.
Gerakan Masjid Indonesia Berdaya (GMIB) merupakan program yang berfokus pada penguatan peran masjid sebagai pusat pemberdayaan umat melalui aspek sosial, spiritual, dan ekonomi. Gerakan ini bertujuan membangun jejaring antar pengurus masjid di seluruh Indonesia agar dapat saling bersinergi, menguatkan kapasitas, dan menciptakan ekosistem ekonomi umat yang berkelanjutan, dan semuanya berawal dari masjid.















