Breaking News
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
- Kantah Kabupaten Tangerang Laksanakan Pembayaran Ganti Kerugian 27 Bidang Tanah
- Wujud Nyata Jaga Keamanan Warga, Babinsa Patroli Malam.
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games 2026, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI
- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
GERAK 98: Rapatkan Barisan, Lawan Dinasti Politik

Keterangan Gambar : Daddy Palgunadi, Gerak 98
Jakarta, Daddy Palgunadi, Juru Bicara GERAK 98 (Gerakan Aktivis 98) mengingatkan etika demokrasi sudah bobrok. Momentum sejarah kembali terulang ketika melawan Orde Baru, kini berganti Neo Orde Baru, menghalalkan segala cara untuk nafsu berkuasa demi status quo Dinasti Politik.
Hal ini disampaikan pasca penetapan Gibran Rakabuming Raka menjadi bacawapres Prabowo Subianto.
“GERAK 98 semakin mantap melawan kebobrokan rezim yang mencoba-coba menggunakan segala cara, menunjukkan gejala penyakit Orde Baru yang dulu kita lawan bersama, kini telah berubah bentuk bertransformasi menjadi Neo Orde Baru. Etika demokrasi murahan dengan tujuan merusak tatanan demokrasi yang kita kawal, bangun bersama mencapai cita-cita reformasi,” ujarnya.
Daddy Palgunadi, yang juga Mantan Aktivis Front Jakarta (Front Aksi Mahasiswa Jakarta) menyatakan kekuasaan itu sungguh nikmat, lawan kita sudah jelas. Seluruh elemen perjuangan rakyat perlu berhimpun, berkonsolidasi untuk bersama-sama melawan.
“Lupakan masa lalu, mari rapatkan barisan menatap masa depan, Republik ini tidak ingin kembali dipimpin oleh pemimpin yang nafsu melanggengkan kekuasaan. Mereka seperti kacang lupa pada kulitnya, sejak lama Kami sudah memperhatikan adanya usaha yang sistematis atas terpilihnya Gibran dan Kami tidak kaget atas dinamika politik saat ini,“ ujarnya.
Daddy menambahkan kontestasi pemilu haruslah jujur dan adil, seluruh elemen haruslah mengamati, memantau proses tersebut, tidak menutup kemungkinan situasi ke depan akan bertambah runyam, yang dikhawatirkan diduga menggunakan elemen aparatur negara, keamanan, birokrasi, dan hukum.
“Pemilu harus jujur dan adil, kami tidak tidur, terus mengamati serta mengkalkulasi skenario politik ke depan. Apabila praduga yang terjadi dengan memanfaatkan atau menggunakan elemen aparatur negara, keamanan, birokrasi, dan hukum. Hal ini dapat beresiko tinggi terhadap stabilitas politik dan ekonomi republik,” ujarnya.
GERAK 98 (Gerakan Aktivis 98) adalah kumpulan aktivis 98 yang tergabung dalam berbagai organ mahasiswa; Forkot, FKSMJ, Frontjak, FAMRED, GEMPUR, Front Kota, FPPHR, GEMA IPB, KPMB dan KB UI serta tersebar di berbagai daerah dan bersama elemen rakyat lain, menumbangkan rezim bobrok Orde Baru dan memulai era Reformasi.


.jpg)





.jpg)







