- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
Gempa Magnitudo 2,0 Guncang Selatan Majalengka, Warga Majalengka Rasakan Getaran Saat Tarawih

Keterangan Gambar : dok. BMKG
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,0 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30.59 WIB.
Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 7.03 Lintang Selatan dan 108.23 Bujur Timur, atau sekitar 22 kilometer selatan Kabupaten Majalengka, dengan kedalaman 18 kilometer.
BMKG menegaskan informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bisa berubah seiring kelengkapan analisis.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Meski tergolong gempa ringan dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan, getarannya sempat dirasakan sebagian warga. Nana, warga Majalengka, mengaku merasakan getaran saat tengah melaksanakan salat tarawih.
"Tadi terasa seperti ada getaran kecil, lantai seperti bergetar sebentar. Kejadiannya pas lagi tarawih. Beberapa jamaah juga sempat saling pandang, tapi tidak sampai panik," ujar Nana. Minggu, (22/02/2026)
Ia menambahkan, getaran hanya berlangsung singkat dan kondisi tetap aman sehingga ibadah kembali dilanjutkan seperti biasa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Majalengka dan sekitarnya. ** (Agit)












1.jpg)




