- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Gempa Magnitudo 2,0 Guncang Selatan Majalengka, Warga Majalengka Rasakan Getaran Saat Tarawih

Keterangan Gambar : dok. BMKG
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,0 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30.59 WIB.
Berdasarkan rilis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 7.03 Lintang Selatan dan 108.23 Bujur Timur, atau sekitar 22 kilometer selatan Kabupaten Majalengka, dengan kedalaman 18 kilometer.
BMKG menegaskan informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data masih bisa berubah seiring kelengkapan analisis.
Baca Lainnya :
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Dinkes Absen dalam Audiensi, DPRD Majalengka Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas Pengelolaan IPAL
- PAD Majalengka Melejit! Pajak Kendaraan Sumbang Rp 83,6 Miliar, Sinyal Kuat Ekonomi Daerah Bangkit
- DPRD Majalengka Soroti Limbah Industri dan IPAL, Targetkan Masalah Sampah Tuntas 2026
Meski tergolong gempa ringan dan tidak berpotensi menimbulkan kerusakan signifikan, getarannya sempat dirasakan sebagian warga. Nana, warga Majalengka, mengaku merasakan getaran saat tengah melaksanakan salat tarawih.
"Tadi terasa seperti ada getaran kecil, lantai seperti bergetar sebentar. Kejadiannya pas lagi tarawih. Beberapa jamaah juga sempat saling pandang, tapi tidak sampai panik," ujar Nana. Minggu, (22/02/2026)
Ia menambahkan, getaran hanya berlangsung singkat dan kondisi tetap aman sehingga ibadah kembali dilanjutkan seperti biasa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang dan hanya mengakses informasi resmi dari BMKG terkait perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah Majalengka dan sekitarnya. ** (Agit)




.jpg)












