- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
- Ketua Komisi III DPRD, Apresiasi Kinerja Polres Barito Utara, 3 Terduga Pelaku Pembantaian Satu Keluaraga, Berhasil Diringkus
- Makna Kartini Masa Kini, DPR Soroti Pendidikan Perempuan dan Ketahanan Keluarga
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
- Musrenbang Majalengka RKPD 2027 Serap 2.164 Usulan, Infrastruktur - Ekonomi Jadi Prioritas, Kemiskinan Turun
Gara - Gara Rem Blong Pengendara Sepeda Ontel Warga Centong Sawentar Tewas Diduga Kecelakaan Tunggal di Doko

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar– Nasib naas dialami oleh seorang laki-laki remaja berusia belasan tahun warga Desa Centong, Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pengendara sepeda ontel yang diketahui bernama Slamet Riyadi hewan mengenaskan setelah sepeda yang dikendarai mengalami rem blong di pertigaan Dusun Banjarjo, Desa Slorok, Kecamatan Doko, pada Senin (26/08) sekitar pukul 06.30 pagi.
Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Erianto menyampaikan informasi dari petugas Polsek Doko yang menerima laporan dari perangkat desa setempat sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Berdasarkan informasi dari saksi di tempat kejadian, korban ditemukan oleh warga dalam kondisi tidak sadarkan diri di pinggir jalan di bawah pohon jati,“ kata Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Erianto.
Baca Lainnya :
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- BAZNAS: Kartini Bukan Seremoni, Tapi Gerakan Besar Pemberdayaan Perempuan
- Ketua Komisi III DPRD Majalengka : Perempuan Penopang Utama Peradaban Bangsa
- Ketua DPRD Tegaskan Musrenbang RKPD 2027 Jadi Arena Uji Gagasan, Majalengka Didorong Lebih Unggul
Saksi-saksi yang berada di tempat kejadian adalah Rudi (48), Kepala Dusun Banjarjo, Komari (47), Kepala Urusan Pemerintahan Desa Slorok, serta Sugeng (45), seorang warga setempat. Mereka menyebutkan bahwa korban ditemukan bersama sepeda pancal miliknya, dengan luka parah di kepala, hidung yang mengeluarkan darah, serta luka lecet di tangan dan kaki.
Diduga, kecelakaan terjadi karena rem sepeda korban mengalami kerusakan atau blong saat korban melintasi jalan menurun dari arah barat ke timur.
“Akibatnya, sepeda tidak dapat dikendalikan dan menabrak pohon jati di tepi jalan. Meski sempat dilarikan ke RSU Ngudi Waluyo, Wlingi, nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,“ jelasnya.
Diakhir dia berpesan, peristiwa kecelakaan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan kendaraan, termasuk sepeda pancal, dalam kondisi baik sebelum digunakan, terutama di jalur-jalur berbahaya seperti jalan menurun.
"Pihak berwajib akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," tutupnya.. ** (za/mp/hms)














