- Gusmardi Bustami: Dari Order Menjadi Ekspor Nyata, Tantangan UKM Indonesia
- Syukuran HUT ke-81 TNI di Makogabwilhan II: Kaskogabwilhan II Potong Tumpeng dan Tekankan Pentingnya Syukur serta Soliditasm
- HUT ke-81 TNI, Kogabwilhan II Komitmen Perkuat Profesionalisme Demi Kawal Kedaulatan Negara.
- Pansus CSR DPRD DKI Apresiasi Program CSR Biodigester Sampah Organik Komunal Bank Jakarta, Ubah Sampah Jadi Energi Biogas
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Wali Kota Jakpus Buka UKW Angkatan ke-66 PWI Jaya, Tekankan Pentingnya Akurasi dan Kompetensi Wartawan
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Cari Sensasi Berujung Bui, 3 Pemuda Majalengka Ditahan Polisi
- Peringati HUT TNI Ke-81, Danrem Olahraga Bersama 2000 Masyarakat.
Gara - Gara Rem Blong Pengendara Sepeda Ontel Warga Centong Sawentar Tewas Diduga Kecelakaan Tunggal di Doko

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar– Nasib naas dialami oleh seorang laki-laki remaja berusia belasan tahun warga Desa Centong, Sawentar, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, pengendara sepeda ontel yang diketahui bernama Slamet Riyadi hewan mengenaskan setelah sepeda yang dikendarai mengalami rem blong di pertigaan Dusun Banjarjo, Desa Slorok, Kecamatan Doko, pada Senin (26/08) sekitar pukul 06.30 pagi.
Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Erianto menyampaikan informasi dari petugas Polsek Doko yang menerima laporan dari perangkat desa setempat sekitar pukul 06.00 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi kejadian.
“Berdasarkan informasi dari saksi di tempat kejadian, korban ditemukan oleh warga dalam kondisi tidak sadarkan diri di pinggir jalan di bawah pohon jati,“ kata Kasi Humas Polres Blitar Iptu Heri Erianto.
Baca Lainnya :
- Dandim 0808/Blitar Pimpin Apel HUT Ke 81 TNI, Tegaskan Komitmen Kawal Kedaulatan Bersama Rakyat.
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
- Polisi Bongkar Curat di Maja, Pelaku Ditangkap di Sumedang
- Maman Imanul Haq Ungkap Alasan Rocky Gerung Layak Dekat Prabowo
- Tan Ngi Hing Anggota Komisi II DPRD Kota Blitar Respon Positif Skema Baru BGN untuk SPPG Mulai 5 Oktober.
Saksi-saksi yang berada di tempat kejadian adalah Rudi (48), Kepala Dusun Banjarjo, Komari (47), Kepala Urusan Pemerintahan Desa Slorok, serta Sugeng (45), seorang warga setempat. Mereka menyebutkan bahwa korban ditemukan bersama sepeda pancal miliknya, dengan luka parah di kepala, hidung yang mengeluarkan darah, serta luka lecet di tangan dan kaki.
Diduga, kecelakaan terjadi karena rem sepeda korban mengalami kerusakan atau blong saat korban melintasi jalan menurun dari arah barat ke timur.
“Akibatnya, sepeda tidak dapat dikendalikan dan menabrak pohon jati di tepi jalan. Meski sempat dilarikan ke RSU Ngudi Waluyo, Wlingi, nyawa korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,“ jelasnya.
Diakhir dia berpesan, peristiwa kecelakaan ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memastikan kendaraan, termasuk sepeda pancal, dalam kondisi baik sebelum digunakan, terutama di jalur-jalur berbahaya seperti jalan menurun.
"Pihak berwajib akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," tutupnya.. ** (za/mp/hms)

.jpg)

.jpg)

.jpg)









