- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
- Buka Seleksi Wawancara Kanvas Gemilang 2026, Wabup Intan Dorong Inovasi Masyarakat untuk Percepat Pembangunan.
- Romy Soekarno Gandeng KPU Kota Blitar Dorong Gen Z Jadi Pengawal Demokrasi Digital.
Gandeng UMKM Dalam Pameran AEM Retreat, Kemendag Bangun Konektivitas Pasar ASEAN

Keterangan Gambar :
Megapolitanpos.com, Magelang— Pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) yang berlangsung di Plataran Heritage Borobudur Hotel dimanfaatkan untuk membangun konektivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dengan pasar ASEAN.
Banyak ragam produk UMKM yang dipamerkan selama perhelatan yang digelar pada 20—23 Maret 2023 diharapkan bisa diminati para delegasi negara anggota ASEAN.
Baca Lainnya :
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djamitko
Bris Witjaksono menyatakan, para pelaku UMKM dapat memperluas pasar dengan menciptakan
konektivitas ke seluruh negara ASEAN. “Pelaku UMKM berharap, AEM ini mampu menjadi ajang
untuk mengenalkan produknya lebih luas lagi kepada delegasi yang berasal dari seluruh negara
anggota ASEAN,” kata Djatmiko.
Menurutnya, seluruh negara ASEAN sepakat untuk senantiasa mendukung dan mendorong
perluasan pasar UMKM karena UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian. “Dalam
berbagai perjanjian perdagangan, sektoral, regional, multilateral, perhatian ke pelaku UMKM
cukup besar. Kami menyadari, para pelaku ekonomi kecil dan menengah itu memiliki daya tahan
yang relatif baik terhadap guncangan atau kondisi ekstrem,” katanya.
Sebanyak 22 UMKM di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah turut memanfaatkan rangkaian
pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) seperti produk pakaian, kerajinan tangan hingga
makanan dan minuman (mamin) khas Magelang. Tenda khusus UMKM disiapkan tepat di depan
lobi utama Plataran Heritage Borobudur.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Magelang Basirul Hakim menyatakan cukup antusias dengan gelaran AEM Retreat ke-29. Pertemuan antarmenteri ekonomi ASEAN ini berdampak pada perekonomian daerah, khususnya pelaku UMKM.
"Kami kerap mengajak UMKM unggulan di Kabupaten Magelang dalam berbagai pameran. Kali ini, di kegiatan AEM Retreat 2023,” paparnya
Dijelaskan Basirul, potensi UMKM di Kabupaten Magelang sangat menjanjikan. Sampai saat ini,
terdapat lebih dari 106 ribu pelaku UMKM dengan berbagai produk akhir, seperti makanan olahan,
kerajinan, batik, butik dan aneka kuliner khas yang lain yang berbasis potensi lokal. Diperkirakan
potensi tersebut mampu menyerap 161.552 orang tenaga kerja.
Basirul mengatakan, kegiatan pameran ini merupakan upaya memperkenalkan produk lokal dan memperluas jaringan pemasaran untuk ekspor agar lebih memiliki daya saing yang lebih besar.
Pameran produk UMKM ini diharapkan akan secara langsung mempertemukan produsen dengan konsumen sehingga menjadi sarana yang efektif dalam mempertemukan pelaku UMKM. Dengan demikian, tercipta kemitraan antarpelaku UMKM.(ASl/Red/MP).











.jpg)




