- KUMITRA Jambore 2026 Perkuat Kemitraan UMKM dan Rantai Pasok Nasional
- Lala Sunara Resmi Pimpin KONI, Target Porprov Jadi Prioritas
- PTPN III dan Baharkam Polri Resmi Kerja Sama, Pengamanan Aset Strategis Negara Diperkuat
- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
Gandeng UMKM Dalam Pameran AEM Retreat, Kemendag Bangun Konektivitas Pasar ASEAN

Keterangan Gambar :
Megapolitanpos.com, Magelang— Pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) yang berlangsung di Plataran Heritage Borobudur Hotel dimanfaatkan untuk membangun konektivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dengan pasar ASEAN.
Banyak ragam produk UMKM yang dipamerkan selama perhelatan yang digelar pada 20—23 Maret 2023 diharapkan bisa diminati para delegasi negara anggota ASEAN.
Baca Lainnya :
- Pin Garuda Emas PAW Hendi Sang Jurnalis Siap Laksanakan Tugas Partai
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djamitko
Bris Witjaksono menyatakan, para pelaku UMKM dapat memperluas pasar dengan menciptakan
konektivitas ke seluruh negara ASEAN. “Pelaku UMKM berharap, AEM ini mampu menjadi ajang
untuk mengenalkan produknya lebih luas lagi kepada delegasi yang berasal dari seluruh negara
anggota ASEAN,” kata Djatmiko.
Menurutnya, seluruh negara ASEAN sepakat untuk senantiasa mendukung dan mendorong
perluasan pasar UMKM karena UMKM memainkan peran penting dalam perekonomian. “Dalam
berbagai perjanjian perdagangan, sektoral, regional, multilateral, perhatian ke pelaku UMKM
cukup besar. Kami menyadari, para pelaku ekonomi kecil dan menengah itu memiliki daya tahan
yang relatif baik terhadap guncangan atau kondisi ekstrem,” katanya.
Sebanyak 22 UMKM di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah turut memanfaatkan rangkaian
pertemuan ASEAN Economic Ministers (AEM) seperti produk pakaian, kerajinan tangan hingga
makanan dan minuman (mamin) khas Magelang. Tenda khusus UMKM disiapkan tepat di depan
lobi utama Plataran Heritage Borobudur.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Magelang Basirul Hakim menyatakan cukup antusias dengan gelaran AEM Retreat ke-29. Pertemuan antarmenteri ekonomi ASEAN ini berdampak pada perekonomian daerah, khususnya pelaku UMKM.
"Kami kerap mengajak UMKM unggulan di Kabupaten Magelang dalam berbagai pameran. Kali ini, di kegiatan AEM Retreat 2023,” paparnya
Dijelaskan Basirul, potensi UMKM di Kabupaten Magelang sangat menjanjikan. Sampai saat ini,
terdapat lebih dari 106 ribu pelaku UMKM dengan berbagai produk akhir, seperti makanan olahan,
kerajinan, batik, butik dan aneka kuliner khas yang lain yang berbasis potensi lokal. Diperkirakan
potensi tersebut mampu menyerap 161.552 orang tenaga kerja.
Basirul mengatakan, kegiatan pameran ini merupakan upaya memperkenalkan produk lokal dan memperluas jaringan pemasaran untuk ekspor agar lebih memiliki daya saing yang lebih besar.
Pameran produk UMKM ini diharapkan akan secara langsung mempertemukan produsen dengan konsumen sehingga menjadi sarana yang efektif dalam mempertemukan pelaku UMKM. Dengan demikian, tercipta kemitraan antarpelaku UMKM.(ASl/Red/MP).
















