- Pemancangan Tiang Listrik, Bupati Barito Utara Ajak Warga Jaga Fasilitas Bersama
- Akses Listrik Diperluas, Pemkab Barito Utara Dorong Pemerataan Pembangunan Desa
- BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam Sumbar
- Dana Desa 2025 Desa Sangkanhurip Sindang Dilaksanakan Tahun 2026, DPMD Majalengka Memilih Diam
- Direktorat Reserse PPA-PPO dan Layanan Hotline Polri Bakal Diluncurkan, Siap Tangani Laporan KDRT
- Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Dialihkan Dari Lapangan Winodadi, ini Alasannya
- Dari Penggemar K-Pop ke Bintang Film: Langkah Internasional Saskia Chadwick di Korea
- Bupati Shalahuddin Tinjau Infrastruktur Jalan Dan Jembatan Di Teweh Selatan Dan Montallat
- Saskia Chadwick Dijuluki The Next Ratu Horor Indonesia, Bersinar di Film Kolaborasi Korea
- Buka Rakerda Kanwil BPN Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN Ingatkan Capaian Kinerja Tak Sekadar Angka
Ditresnarkoba Polda Metro Ungkap 960 Kasus dan Tangkap 1.244 Pelaku Tindak Pidana Narkotika, Wujud Dukung Asta Cita

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 960 kasus tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan menangkap 1.244 pelaku. Adapun barang bukti yang diamankan terdiri dari 310,35 kg ganja, 617,34 kg tembakau sintetis, 19.004 butir ekstasi, 11,79 kg sabu, 67.784 butir obat berbahaya, 504,58 mililiter liquid narkotika (narkoba cair), 2,83 kilogram ketamine dan 978,57 gram serbuk bibit sintetis.
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan, pengungkapan ratusan kasus tindak pidana narkoba sebagai salah satu wujud mendukung program Asta Cita, Presiden RI Prabowo Subianto.
"Ini merupakan komitmen Kapolri serta Kapolda Metro Jaya untuk membrantas peredaran gelap narkoba, perusak generasi muda," ujar David, saat konferensi pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kamis (27/2/2025).
Baca Lainnya :
- Komisi III DPRD Majalengka Meninjau Lokasi Abrasi di Nunuk Baru, Pemerintah Harus Segera Lakukan Penanganan Serius
- Wali Kota Jaktim Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Lewat Panen Anggur Warga
- Ketua Baznas Sumedang H Ayi Jelaskan Hasil Silatuhrahmi Kelembagaan dengan Baznas Jabar
- DPW Jembatan Kemajuan Bangsa DKI Jakarta Resmi Daftar ke Kesbangpol, Siap Bangun Sinergi dengan Pemprov
- Ketua DPRD DKI: Bank Jakarta Naik Kelas, Kartu Debit Visa Bisa Digunakan di 200 Negara
Lebih lanjut David menjelaskan, ratusan kasus tersebut merupakan hasil ungkap selama 3 bulan hingga Februari 2025.
"Dari total barang bukti yang disita, jika diasumsikan dalam nominal maka Polda Metro Jaya dan Polres jajaran telah menyita barang bukti senilai Rp 243 miliar dan menyelamatkan 3,2 juta jiwa dari bahaya peredaran Narkotika," ungkap David.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara 20 tahun.
Polda Metro Jaya mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif memberantas peredaran narkoba dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan kejahatan peredaran narkoba.
Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan Polri untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Usai konferensi pers, Ditresnarkoba Polda Metro secara langsung melakukan kegiatan pemusnahan terhadap barang bukti narkotika diantaranya, ganja 301,074 gram, sabu 294 gram dan 397 butir ekstasi. Pemusnahan barang haram tersebut akan dilaksanakan di RSPAD Gatot Subroto. ** (Anton)










.jpg)
.jpg)




