- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
Ditresnarkoba Polda Metro Ungkap 960 Kasus dan Tangkap 1.244 Pelaku Tindak Pidana Narkotika, Wujud Dukung Asta Cita

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya bersama Polres jajaran berhasil mengungkap 960 kasus tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan menangkap 1.244 pelaku. Adapun barang bukti yang diamankan terdiri dari 310,35 kg ganja, 617,34 kg tembakau sintetis, 19.004 butir ekstasi, 11,79 kg sabu, 67.784 butir obat berbahaya, 504,58 mililiter liquid narkotika (narkoba cair), 2,83 kilogram ketamine dan 978,57 gram serbuk bibit sintetis.
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David mengatakan, pengungkapan ratusan kasus tindak pidana narkoba sebagai salah satu wujud mendukung program Asta Cita, Presiden RI Prabowo Subianto.
"Ini merupakan komitmen Kapolri serta Kapolda Metro Jaya untuk membrantas peredaran gelap narkoba, perusak generasi muda," ujar David, saat konferensi pers di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kamis (27/2/2025).
Baca Lainnya :
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
Lebih lanjut David menjelaskan, ratusan kasus tersebut merupakan hasil ungkap selama 3 bulan hingga Februari 2025.
"Dari total barang bukti yang disita, jika diasumsikan dalam nominal maka Polda Metro Jaya dan Polres jajaran telah menyita barang bukti senilai Rp 243 miliar dan menyelamatkan 3,2 juta jiwa dari bahaya peredaran Narkotika," ungkap David.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara 20 tahun.
Polda Metro Jaya mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif memberantas peredaran narkoba dengan segera melaporkan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan kejahatan peredaran narkoba.
Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan Polri untuk memutus mata rantai peredaran narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Usai konferensi pers, Ditresnarkoba Polda Metro secara langsung melakukan kegiatan pemusnahan terhadap barang bukti narkotika diantaranya, ganja 301,074 gram, sabu 294 gram dan 397 butir ekstasi. Pemusnahan barang haram tersebut akan dilaksanakan di RSPAD Gatot Subroto. ** (Anton)




.jpg)




.jpg)
.jpg)





