- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
Ditreskrimum Polda Metro Rilis Kasus Judi Online dan Sabung Ayam, 124 Orang Jadi Tersangka

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Subdit Jatanras dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil mengungkap 2 kasus judi online dan 1 kasus judi Sabung Ayam di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan, bahwa ketiga kasus tersebut merupakan pengungkapan kasus dalam kurun waktu tiga bulan dibeberapa TKP wilayah Jakarta, Bekasi dan sekitarnya. Dan berhasil mengamankan sebanyak 124 orang tersangka.
“Dari 124 tersangka, sebanyak 66 tersangka judi online dan 20 tersangka judi sabung ayam kami lakukan penahanan, sedangkan 38 tersangka pemain judi sabung ayam tidak dilakukan penahanan karena dikenakan Pasal 303 bis dengan ancaman hukuman dibawah 5 tahun penjara namun proses hukum tetap berjalan," kata Wira dalam konferensi pers di Ruang Satya Haprabu, Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (31/7/2024).
Baca Lainnya :
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
Wira menjelaskan bahwa peran tersangka judi online merupakan penyelenggara atau yang memberikan kesempatan kepada khalayak umum untuk dapat melakukan perjudian yang dapat diakses dan dimainkan secara online.
“Untuk dapat melakukan perjudian secara online pemain harus memiliki akun dan melakukan deposit dengan menggunakan uang asli dengan cara mentransferkannya ke rekening, e-wallet atau pulsa yang disediakan oleh penyelenggara pada halaman website perjudian online," ujarnya.
Dijelaskan Wira, ada sejumlah permainan judi yang ditawarkan pada website perjudian online.
"Diantaranya: slot, live casino, domino, bakarat, tambak ikan, blackjack, poker, roulette, judi olahraga dan lainnya," paparnya.
Kemudian tersangka judi sabung ayam merupakan penyelenggara yang menyediakan arena, mengatur jadwal dan jalannya pertandingan serta para pemilik ayam yang dijadikan sarana untuk berjudi.
“Untuk dapat memasuki arena sabung ayam penonton dikenakan biaya sebesar 50 ribu rupiah, yang hasilnya akan diberikan kepada penyelenggara sabung ayam," ungkapnya.
Dari pengungkapan kedua kasus tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa laptop, PC, handphone, modem, buku tabungan, kartu ATM yang digunakan untuk judi online serta arena sabung ayam beserta perlengkapanya dan uang tunai ratusan juta rupiah.
Selanjutnya pihak Kepolisian bekerjasama dengan Kemenkominfo dan PPATK guna melakukan pemblokiran situs judi online dan menelusuri aliran dana hasil perjudian.
Atas perbuatannya, para tersangka penyelenggara perjudian online dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan atau Pasal 27 ayat (2) Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.
Sedangkan para tersangka penyelenggara sabung ayam dijerat dengan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun.(*/Anton)

















