Breaking News
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
- Harlah ke 25, DPC Demokrat Kabupaten Blitar Pelopori Gerakan Indonesia Asri di Pantai Pasur
- PT. FAZ ANUGERAH NUSANTARA Dukung Program Cetak Sawah Nasional Lewat Pengadaan Pupuk dan Pestisida
Diduga Serangan Jantung, Seorang Abang Becak Ditemukan Meninggal Dunia

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Warga Kelurahan Sukorejo Kota Blitar, sempat heboh gara gara menemukan tukang becak meninggal dunia di dalam becaknya, laki laki yang diketahui bernama Supardi (62) warga Jalan Jati Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kota Blitar yang biasa mangkal di Jalan Kawi pertama kali diketahui oleh saksi Heru ketua Rt setempat, Sabtu sore (5/2/2022). Kapolsek Sukorejo Kompol Slamet Pujiono, SH mengatakan, korban meninggal dunia bernama Supardi (62), berprofesi sebagai tukang becak, diduga mengalami sakit dan akhirnya meninggal di lokasi kejadian. Petugas mengetahui kejadian itu berkat laporan dari warga, kemudian petugas dari Polsek Sukorejo serta Unit identifikasi Satreskrim Polres Blitar Kota langsung mendatangi TKP dan melakukan sejumlah tindakan kepolisian seperti mengamankan lokasi dan melakukan pemeriksaan. "Pada hari Sabtu sore Pukul 16.00 Wib ada seorang warga yang berprofesi sebagai tukang becak meninggal dunia di atas becak miliknya," ungkapnya. Kapolsek menuturkan menurut keterangan Saksi Heru selaku ketua RT 04 RW 02, awalnya saksi mendapat informasi dari anak-anak kecil yang sedang bermain di sekitar Jalan Kawi Gang Cutin yang mengetahui ada orang tertidur di atas becak tepatnya di dalam becak, selanjutnya saksi Heru mendatangi orang tersebut dan membangunkan korban namun korban tetap tidak bangun, akhirnya Heru menghubungi Polsek Sukorejo, Tak berapa lama petugas dari Polsek Sukorejo datang ke TKP untuk mengamankan sekitar lokasi. "Setelah petugas mendatangi TKP petugas lalu menghubungi Unit Identifikasi dari Sat Reskrim Polres Blitar Kota dan tenaga kesehatan dari puskesmas Kelurahan Sukorejo. Dan hasil pemeriksaan awal petugas tenaga kesehatan dari Puskesmas Sukorejo bernama Nyaris Kawakid, menerangkan bahwa korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun trauma ditubuh korban, dan menurut keterangan dari tenaga kesehatan korban meninggal karena serangan jantung," jelasnya. Selanjutnya petugas juga menghubungi Tukini istri korban, dalam keterangannya kepada petugas Tukini mengatakan kalau korban sebelum meninggal sering mengeluhkan sakit nyeri pada kaki dan sendi-sendi, pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan otopsi dikarenakan istri korban benar-benar menyadari bahwa korban meninggal dalam keadaan wajar. Selanjutnya petugas membantu menghubungi Ambulance untuk mengantarkan korban kerumah duka Jalan Jati Gang XI RT 14 RW 05 Kelurahan Sukorejo Kecamatan Sukorejo Kota Blitar.(za/mp)


.jpg)














