- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
Diduga Serangan Jantung Jamaah Haji Blitar Meninggal Dunia

Keterangan Gambar : Jemaah Haji Asal Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Satu orang jamaah haji asal Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi. Jamaah haji yang meninggal tersebut diketahui sebelumnya mengalami sakit jantung.
Korlap Panitia Penyelenggaraan Haji Kabupaten Blitar 2023, Khayatul Mahki mengatakan, jemaah haji yang meninggal tersebut adalah lansia berusia 88 tahun. Ia tergabung bersama rombongan kloter 12 dari Embarkasi Juanda.
Mahki menyebutkan, jamaah haji yang meninggal bernama Ahcmad Laiq. Ia mengalami serangan jantung usai menjalankan ibadah wukuf di Arafah dan kemudian dilarikan ke rumah sakit lalu meninggal dunia pukul 04.00 WIB.
Baca Lainnya :
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
"Jamaah haji dari Kabupaten Blitar meninggal dunia karena sakit jantung setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit. Jadi sampai saat ini sudah dikebumikan dan sudah kami kabarkan ke pihak keluarga di Blitar," ujar Mahki.

Dia menjelaskan, jamaah haji yang meninggal ini termasuk kategori berisiko tinggi. Karena sudah berusia lanjut.
"Kami sudah menyampaikan kabar duka ini kepada pihak keluarga. Dan untuk pengurusan jenazah di Makkah, dibantu dengan baik oleh petugas sesuai dengan prosedur dan saat ini sudah dimakamkan," jelasnya.
Selain satu jemaah haji meninggal, Kahfi menginformasikan ada tiga jemaah haji asal Kabupaten Blitar menjalani perawatan intensif di rumah sakit Makkah. Ketiganya juga tergolong lansia yang berisiko tinggi. (za/mp)
















