- Pemkab Barito Utara Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD
- Bupati Barito Utara Luncurkan Dua Layanan Inovatif bagi Pendamping Pasien di RSUD Muara Teweh
- Pemkab Barito Utara Gelar Ramah Tamah, Lepas Kepala Pengadilan Agama dan Sambut Kajari Baru
- Pemkab Barito Utara Perkuat Tertib Administrasi di Hari Kearsipan Nasional ke-55
- Kontingen Barito Utara Tampil Memukau di Pawai Karnaval Budaya FBIM 2026
- Pemkab Barito Utara Hadiri Forum Orkestrasi Pembangunan Negeri, Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
- Pemkab Barito Utara Apresiasi Dedikasi Pekerja di Hari Buruh Internasional 2026
- Bupati Barito Utara Shalat Jumat Bersama Jamaah Masjid Raya Shiratal Mustaqim
- Barito Utara Borong Tiga Penghargaan dalam Penanganan Stunting dan Kependudukan
- Bupati Barito Utara Lepas Tim Ekspedisi Offroad Kalimantan Tribute 2026
Diduga Asal-Asalan, Proyek Pemasangan Uditch Senilai Hampir 100 Juta di Keluhkan Warga Gelam Jaya

Keterangan Gambar : Uditch yang diduga dikerjakan terkesan asal asalan
MEGAPOLITANPOS.COM, KAB TANGERANG -- Proyek pemasangan Uditch di Perum Villa Regensi, RT 01 RW 10, Desa Gelam Jaya dikeluhkan warga. Pasalnya, proyek pemasangan Uditch tersebut dinilai asal-asalan dan acak-acakan.
Selaku warga, H. Mukhlisin, SH., yang juga Caleg 2024 dari partai PDI Perjuangan mengatakan, saya selaku masyarakat merasa kurang puas dengan hasil kinerja proyek pemasangan Uditch yang pengerjaanya asal jadi.
Baca Lainnya :
- Sachrudin Dorong Mahasiswa Raharja Taklukkan Tantangan, Ciptakan Peluang.
- Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto Dorong Kualitas Pekerjaan Proyek Perbaikan Jalan.
- Komisi IV DPRD Kota Tangerang Bagus Triyanto Dorong Kualitas Pekerjaan Proyek Perbaikan Jalan
- Kabid PAUDIKMAS Akan Cek Ulang Papan Panitia P2SP di Rajagaluh
- PWI Banten Doakan Keselamatan Lima Jurnalis yang Dilaporkan Hilang saat Liputan GAK
"Kami minta proyek pemasangan Uditch dikerjakan sesuai Speck karena anggaranya kan lumayan, jangan terkesan asal jadi yang nantinya berdampak saat musim hujan," tandasnya.
Salah satu warga lainya, Tedy Cung menuturkan, awalnya dirinya merasa senang dengan pengerjaan tersebut lantaran drainase yang ada dilingkunganya hendak diperbaiki dengan memasang Uditch.
"Sebenarnya niatnya bagus untuk memperbaiki lingkungan, tapi setelah melihat pengerjaanya, kami merasa kecewa karena dikerjakan asal-asalan dan acak-acakan," ungkapnya.
Menurutnya, proyek ini bukan menyelesaikan masalah malah bisa menimbulkan masalah baru ketika musim hujan tiba.
"Ini yang digali yang tinggi jadinya rendah sehingga dikhawatirkan aliran sungai tidak mengalir maksimal. Dengan yang di depan sama pengerjaanya saya lihat asal-asalan," kata Tedy saat dihubungi wartawan via WhatsApp. Senin (4/8/2023).
Ia berharap, Uditch dipasang sesuai jalur lurus, rumahnya yang maju-maju dibongkar agar Uditch bisa dipasang jadi tidak putus-putus pemasanganya tidak maksimal.
"Waktu ngukurnya kan lurus, bukan hanya saya warga lain juga mengeluhkan pengerjaan Uditch ini," tutupnya.
Untuk ketahui proyek tersebut di kerjakan oleh CV . Roselina Qaila Anshtara, menggunakan anggaran APBD Kabupaten Tengerang/TA. 2023 dengan nilai Rp99,877,000,00-dengan estimasi pengerjaan selama 30 hari kalender. (Tim)
















