- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Indonesia Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat EDRR 2026, Teknologi AI Jadi Andalan
- Kementerian UMKM Perkuat Standar Layanan Publik bagi Pengusaha UMKM
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Pidato Kenegaraan Presiden Jadi Momentum Perkuat Sinergi Pemkab Barito Utara dengan Pemerintah Pusat
- Hadiri Paripurna Pidato Kenegaraan, H Nurul Anwar Sampaikan Harapan untuk Indonesia
Dianggap Turunkan Grade Wakil Ketua DPW PAN Rahmat Santoso Siap Terima Mandat Calon Bupati dan Bukan Wakil Bupati Blitar

MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Suhu politik Kabupaten Blitar semakin panas kususnya di internal Partai Amanat Nasional (PAN) pasalnya cuitan Mantan Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso yang juga termasuk orang paling berpengaruh di DPD PAN Jawa Timur. Gonjang ganjing akan siapa yang bakal terjun dicalonkan PAN nampaknya bakal menuai kontroversi, sementara ada yang mendaulat nama Haji Beky bakal dipasangkan dengan H Rijanto Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar.
Disaat santernya arus nama Beky yang bakal disandingkan dengan mantan Bupati Blitar Drs.H.Rijanto, seolah menjadi tamparan bagi Kubu PAN, yang mana dalam pernyataanya Rahmat Santoso hanya mau PAN mengusung calon Bupati Blitar dan bukan sebagai Wakil Bupati Blitar.
Kepada para awak media Rahmat Santoso ketika ditemui media di tanya pendapatnya terkait Pilkada Kabupaten Blitar dan langkah PAN menjelaskan bahwa dirinya Kader PAN dan juga pengurus di Partai PAN yang tegak lurus pada Ketua Umum. Apapun keputusannya jika rekom itu turun kepada siapapun maka saya harus menghormati itu.
Baca Lainnya :
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
- Menjelang HUT RI ke-81 2026 Legislatif dan Eksekutif Kabupaten Blitar Dengarkan Pidato Presiden Prabowo
"Jika saya di suruh kampanye pun saya siap turun, namun saya kritisi sikap DPD PAN Kabupaten Blitar seharusnya nya pede mengusung Bupati kok malah mengusung Wakil Bupati. Kalau saya lebih pede mengusung Bupati," tegas Rahmat Santoso .
Menurutnya, karena PAN itu di Kabupaten Blitar mendapatkan 5 (lima) kursi dan itu modal PAN. Dan PAN itu kan termasuk anggota KIM, maka jika Ketua Umum memberikan perintah untuk mencalonkan saya tidak mau untuk menjadi Wakil Bupati lah, harus Bupati karena PAN itu kan termasuk dalam KIM," tandas Rahmat Santoso.
Ketika di tanya apa rekom PAN sudah memberikan rekomendasi kepada seseorang, "Oh kalau itu saya belum tahu, karena rekom itu turun dari DPP ke DPW baru turun ke DPD," ujar dia.
Rahmat Santoso yang juga Wakil Ketua DPW PAN Jawa Timur yakin nanti KIM yang beranggotakan termasuk di dalamnya ada PAN akan mengusung Bupati untuk pilkada Kabupaten Blitar bulan sebagai Wakilnya.
Rahmat Santoso diakhir menambahkan, Koalisi Indonesia Bersatu ( KIM ) itu di pusat masih sangat solid dan saya sempat bertemu dengan Pak Hasyim bahwa apa yang di pusat akan diterapkan di bawah. ** (za/mp)














