- KUA Sukahaji Rp 1,22 Miliar Dipersoalkan, Pelaksana Angkat Bicara
- Merasa Dirugikan Ratusan Juta Rupiah, Pemilik Percetakan Laporkan Tiga Mantan Karyawan
- Hadapi Ketidakpastian Global, Bank Jakarta Percepat Transformasi Digital dan Penguatan Risiko
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Momentum 8 Dekade BNI, Transformasi Perkuat Kinerja dan Daya Saing
- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
Deklarasi Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia Siap Dukung Prabowo Gibran Menuju Indonesia Subur Rakyat Makmur

Keterangan Gambar : Rozikin ketum Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Kunjungan Prabowo Subianto di Kota Blitar menjadikan spirit yang luar biasa bagi kelompok masyarakat yang menamakan dirinya Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia Gema PS Indonesia, diungkapkan oleh Rozikin selaku Ketua Umum Gerakan Masyarakat Perhutanan Sosial Indonesia ketika bertatap muka dengan Prabowo Calon Presiden 2024, di Gelora Soekarno-Hatta Sananwetan Kota Blitar pada Minggu (17/12/2023).
Gema PSI memandang bahwa Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka adalah pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden yang mampu meneruskan program kebijakan Presiden Joko Widodo, utamanya program perhutanan sosial.
"Kami sangat menaruh harapan besar terhadap pak Prabowo sekurang-kurangnya 12,7 juta hektar dan reforma agraria. Perhutanan dan reforma agraria dimaksudkan untuk memberi perlindungan dan kepastian hukum kepada petani, tidak ada kriminalisasi petani," ungkap Rozikin.
Baca Lainnya :
- Jawaban Bupati Majalengka Soal APBD 2025 : PAD, Pajak, hingga Infrastruktur
- Iing Misbahuddin Soroti 87 Tambang Ilegal, Pajak Majalengka Bocor
- Harganas 2026 Meledak! Bupati Majalengka Guncang Isu Ayah Absen
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
Program reforma agraria perhutanan diharapkan juga merupakan bagian penting dari solusi masalah kemiskinan, ketersediaan pangan rakyat, pemulihan kawasan hutan untuk meminimalkan dampak perubahan iklim, memulihkan sumber-sumber mata air, dan mensejahterakan petani penggarap.
"Kepada Capres bapak Prabowo Subianto, Gema PS memohon komitmennya untuk melanjutkan program perhutanan sosial dan reforma agraria, melakukan percepatan pemberian legalitasi perhutanan sosial dan reforma agraria baik dalam bentu SK Perhutanan Sosial, mau pun sertifikat redistribusi lahan bagi petani penggarap, menjamin tidak ada kriminalisasi terhadap petani dan mengedepankan penyelesaian dialogis yang berpihak kepada petani," tuturnya kepada para awak media.
Atas dukungan dan komitmen yang terjalin, Ketum Gema PS kedepan akan lebih mengembangkan perhutanan sosial dan reforma agraria, dengan menyediakan infrastruktur jalan tani, embung, bibit, pupuk, teknologi pertanian dasar mau pun berbasis teknologi informasi, serta program pasca panen, utamanya akses pasar yang adil bagi produk hasil petani," tandasnya.
Gema Perhutanan Sosial Indonesia pada GOR Soekarno-Hatta Kota Blitar juga berkomitmen mendeklarasikan memberikan dukungan kepada Pasangan Capres dan Cawapres “Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
”Akan hadir dalam deklarasi tersebut, Calon Presiden Prabowo Subianto bersama tim Kampanye Nasional (TKN).
Acara deklarasi ini Gema PS ini diikuti oleh lebih dari 3000 petani yang merupakan perwakilan pengurus kelompok tani perhutanan sosial dan reforma agraria dari Propinsi Jawa Timur. Deklarasi tersebut bertema ‘Gerakan Masyarakat Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Menang PILPRES 2024”
Salam Hutan Subur Rakyat Makmur, Gema Gemoy. Senada dengan harapan kelompok Gema PS, Prabowo Subianto dihadapan ribuan massa pendukung di GOR Soekarno-Hatta, Prabowo menyampaikan kesejahteraan masyarakat yang pertama yang dibutuhkan masalah ketahanan pangan yang bertitik tumpu pada ketersediaan lahan yang bisa menjamin kelangsungan semua aspek kehidupan.
Dengan pengelolaan lahan melalui reforma agraria perhutanan, menjadi titik tumpu menuju Indonesia emas 2045, dengan kawasn perhutanan yang subur akan berdampak pada kemakmuran petani.
Praboso didalam pidatonya saat itu juga menyinggung masalah kekuatan Sumber Daya Alam dipadukan dengan kesiapan SDM.
Semua potensi yang ada akan menjadikan sumber kekuatan yang harus diakui dunia, menjadi sebuah kekuatan dan kekayaan terbesar, Indonesia targetnya harus menjadi 5 besar negara negara terkaya di dunia. ** (za/mp)
















