- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
Camat Buka Layanan Pengaduan, Oknum ASN Centeng Wisata Lendir Ketar Ketir Bikin Ngusap Dada

Keterangan Gambar : Caption Tengah : Camat Pasar Kemis H Nurhanudin
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang - Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin mengaku tidak akan memberikan toleransi terhadap pengusaha yang disinyalir menyediakan minuman keras, karoke dan layanan birahi diwilayahnya.
Dalam keterangannya, mantan sekcam Rajeg tersebut mengaku pihaknya sudah melakukan tahapan sosialisasi secara langsung sehingga tidak ada alasan bagi pengelola layanan wisata birahi belum mengetahui terkait surat edaran bupati no 2 tahun 2025 dan beroperasi selama bulan ramadhan.
"Pokoknya gue ubek tiap hari kalau memang ada yang tetap bandel tidak mengindahkan himbauan ini,” tegasnya Senin (3/3/2025).
Baca Lainnya :
- Kabar Duka Nasional: Ryamizard Ryacudu Tutup Usia di RSPAD Gatot Soebroto
- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
Hal tersebut dilakukan camat Selain untuk menciptakan kenyamanan bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah, aksinya tersebut juga diharapkan menutup kemungkinan oknum bawahannya yang memasang badan untuk para pengelola wisata lendir.
"Tidak ada toleransi. Semuanya harus mematuhi himbauan ini. Jangan coba-coba mengelabui kami, maka kami akan tindak tegas," ungkap Nurhanudin.
Camat mengungkapkan, agar lebih surat edaran bupati no 2 Tahun 2025 terimplementasi lebih optimal pihaknya mengajak peran serta masyarakat dengan membuka layanan pengaduan melalui kanal Instagram resmi kecamatan Pasar Kemis.
"Dengan mengklik tautan https://www.instagram.com/p/DGuHdsFyCF6/?igsh=MWlxNWZ4Z2xscjNlOA== dan pastinya Setiap laporan yang masuk sudah pasti kami ditindaklanjuti, ," kata Camat.
Sebelumnya Diduga Bekingi Wisata Lendir, Camat disebut Beri Pukulan Telak Kepada Oknum. Hal itu terjadi usai dituding menjadi beking dari beberapa lokasi tempat hiburan malam dan wisata lendir, beredar foto oknum kelurahan Kutajaya berinisial S bersama muspika kecamatan pasar Kemis membagikan surat himbauan bupati Tangerang tentang larangan beroprasinya lokasi hiburan malam yang menjadi destinasi wisata lendir Jumat, (28/2/2025). https://www.instagram.com/p/DGuHdsFyCF6/?igsh=MWlxNWZ4Z2xscjNlOA==
Foto foto tersebut memperlihatkan oknum kelurahan yang diduga menjadi beking dari lokasi yang menjadi keresahan masyarakat tersebut secara langsung menyerahkan surat edaran tersebut terhadap Bude salahsatu pengelola tempat hiburan malam dibilangan Wisma Mas. ** (Red )
















