- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- RoboSports Bangun Ekosistem Olahraga Robotik Modern
- Kolaborasi Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H
- Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan
- Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpin
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Politisi PKB Safari Ramadhan Perkuat Kebersamaan Bersama Masyarakat Lahei
- Dewan Hasrat, Safari Ramadhan Jadi Wadah Serap Aspirasi Warga Lahei
- Wujud Nyata Kedekatan Pemerintah Daerah, DPRD dan Masyarakat Safari Ramadhan di Bukit Sawit
Bupati H Eman Suherman Gerak Cepat Fasilitasi Warga Ampel Ligung Majalengka yang Terkena Abrasi

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman saat bersama warga Desa Ampel Kecamatan Ligung. Rabu, (01/10/2025)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka Jawa Barat secara langsung meninjau lokasi sering terjadinya abrasi dari Sungai Cimanuk di Desa Ampel, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Rabu, (01/10/2025).
Rumah diantaranya turut tergerus oleh sungai, kejadian ini dirasakan sejak puluhan tahun lamanya dan belum mendapatkan perhatian pem
Bupati Majalengka, H.Eman Suherman didampingi Wakil Ketua dan Anggota DPRD Majalengka, Kepala Dinas PUTR, Kepala BPBD, Kadinsos, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Camat Ligung serta perwakilan dari BBWS Gerak Cepat (Gercep) menanggapi dengan berdialog langsung bersama warga.
Baca Lainnya :
- DPD PSI Majalengka Turun ke Masyarakat, Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Perkuat Struktur Partai
- Pesantren Al-Mizan Gelar Ramadhan Fest 2026, Hadirkan Zikir hingga Bahtsul Masail
- Proyek Geothermal Halmahera Barat Disorot, Komisi XII DPR RI Dorong Evaluasi
- Milad ke-65 H. Ateng Sutisna, Doa dan Apresiasi Mengalir untuk Anggota DPR RI dari PKS
- AKG Jadi Sorotan Utama, Bupati dan Kadisdik Awasi Menu MBG hingga Detail
Mastori, warga setempat mengungkapkan bahwa abrasi yang terjadi ini dirasakan sejak tahun 1990-an. Diakuinya, awal - awal kejadian sepakat bersama berinisiatif menanam pohon dan memasang terpal untuk menahan longsoran, tetapi hasilnya tidak efektif dan bertahan lama.
Warga lainnya, Dayimah membenarkan bahwa rumahnya dari waktu itu ikut tergerus dari akibat abrasi itu. Ibu rumah tangga tersebut kini tak memiliki rumah, dia bersama keluarganya mengungsi dan menumpang hidup di rumah saudaranya.
Dirinya berharap kepada pemerintah ada perhatian dan dapat menanggapi hal ini secara serius.
Sementara itu, Bupati Majalengka H Eman Suherman menegaskan dengan segera menyampaikan surat dalam hal ini kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk - Cisanggarung agar di tahun 2026 nanti persoalan ini segera dapat ditangani.
"Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam awal penanganan saat ini, langsung menginstruksikan kepada BPBD, Dinsos dan Rumkimtan untuk segera merelokasi atau membuat rumah sementara bagi warga yang terdampak dari abrasi ini," tegasnya.
Bupati menambahkan, apabila masyarakat tetap bertahan di rumahnya maka kita akan fasilitasi dengan bantuan rehab rumah.
"Tetapi bila ada masyarakat yang mau direlokasi maka kita akan mencari lahan kosong terdekat yang masih berada di wilayah Kecamatan Ligung." tandasnya.
Masih dilokasi itu, Kades Ampel R.Opendi menyebutkan jumlah rumah yang terdampak abrasi yakni ada 60 rumah.
"Masing masingnya ada sebagian rumah yang sudah tidak bisa ditempati sehingga ikut sama keluarganya, tetapi ada yang bertahan karena tidak ada keluarga terdekat," sebutnya.
Diakhir, Kades Ampel mengucapkan rasa terima kasih dari kunjungan bupati ke Desa Ampel dan telah mendengar keluhan warga kami.
"Mudah mudahan dari apa yang disampaikan bupati akan menfasilitasi menjadi harapan bersama dan dapat segera diwujudkan, karena hal ini sudah sejak lama dirasakan warga," tutupnya.. ** (Agit)

















