- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
Bupati Blitar Sampaikan Pesan Penting dari Prioritas Desa Kedung Banteng, Melestarikan Adat Budaya dan Angkat Potensi Ekonomi UMKM

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Tradisi adat jawa, agenda "Metri Bumi" mempunyai makna sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT yang diwariskan oleh leluhur hingga saat ini masih dilaksanakan agar tetap langgeng sebagai adat budaya sepanjang masa. Tradisi tersebut mempunyai arti atau dikenal secara akrab yaitu Bersih Desa biasa disebut harus di uri uri.
Hal itu seperti yang disampaikan oleh Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah ketika menghadiri acara bersih Desa Kedung Banteng Kecamatan, Bakung pada Minggu Malam (21/07/24).
Rangkaian kegiatan bersih Desa Kedung Banteng disemarakan dengan hiburan wayang kulit semalam suntuk bersama dalang Ki Sun Gondrong dari Kabupaten Tulungagung.
Baca Lainnya :
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Militansi KONI Kota Blitar Baru Tetap Kompak Bina Prestasi Semua Cabor
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
Marsaid selaku Kepala Desa Kedung Banteng berharap, semoga kegiatan ini membawa manfaat dan barokah bagi kita semua, khususnya masyarakat Desa Kedung Banteng.
"Ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta dan bersih desa merupakan warisan leluhur yang harus kita jaga kelestariannya,"ungkapnya.
Dilain sisi Bupati Blitar yang hadir ditengah - tengah masyarakat menyampaikan apresiasi sampaikan kepada seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kedung Banteng yang telah bekerja keras, gotong royong pada kegiatan bersih desa ini bisa terselenggara, bahkan dengan menggelar wayang kulit.

"Saya salut dengan kekompakan semua elemen masyarakat Desa Kedung Banteng. Ini bukti bahwa panjenengan sangat mencitai budaya Jawa, nguri-nguri agar tetap lestari. Dan kegiatan ini juga sebagai daya ungkit perekonomian masyarakat desa," kata bupati
Pagelaran wayang secara ekonomi juga selaras dengan program One Village One Product (OVOP) sekaligus Panca Bhakti yang ke-4 yakni pengembangan potensi ekonomi daerah. "Saya minta Bapak Kepala Desa beserta jajarannya terus mendukung para pelaku merangkul pelaku UMKM, kolaborasi dengan BUMDES, sehingga kegiatan BUMDES jelas dan bisa berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Asli Desa," tuturnya.
Bupati berpesan, menghadapi tantangan global, menuntut kita agar inovatif dalam rangka percepatan pelayanan publik.
"Saya menekankan, agar panjenengan semua menjaga kerukunan sehingga desa tetap kondusif. Apalagi ini tahun politik, sehingga kondusifitas harus terjaga. Monggo kita sareng-sareng tetap menciptakan masyarakat yang ayem tentrem," pungkasnya. ** (za/mp)
















