- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Bupati Blitar Rini Syarifah Akan Menanggung Biaya Pengobatan Kecelakaan Bus Rombongan TK di Selopuro

Keterangan Gambar : Bupati Rini Syarifah kunjungi korban kecelakaan bus Pasuruhan
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dengan rasa duka dan keprihatinan yang mendalam atas musibah kecelakaan Bus di Pasuruhan yang memuat rombongan dari TK Al-Hidayah Kecamatan Selopuro, Bupati Blitar mengunjungi para korban diikuti sejumlah pejabat terkait dilingkup Pemkab Blitar pada Jum,at (17/02/23), rombongan Bupati pagi itu langsung diterima di lokasi TK Al-Hidayah Selopuro Kecamatan Selopuro. Kecelakaan itu terjadi.diduga akibat rem blong hinga kendaraan menabrak rumah warga.

Musibah itu sendiri terjadi pada hari Selasa (14/02/23), rombongan sebanyak dua bus rombongan dari TK Al-Hidayah Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar yang bermuatan Siswa Siswi dan orang tua wali murid dan guru. Bupati Blitar Rini Syarifah selain berkunjung menjenguk juga memberikan bantuan kepada korban.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah disela sela kunjungannya kepada wartawan menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Blitar akan menanggung seluruh biaya pengobatan kepada para korban menjadi korban, termasuk wali murid.
"Semua biaya pengobatan semuanya ditangtung Pemkab Blitar, Saya juga minta agar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar supaya memberikan Trauma Healing bagi mereka yang terkena musibah, agar para korban tidak trauma,"ujar orang nomor satu di Pemkab Blitar.

Rini Syarifah juga menjelaskan, pemberian Trauma Healing dimaksudkan agar kondisi mental dan kejiwaan korban dapat segera pulih, paska kejadian kecelakaan, dan.segera kembali normal.
"Saya perintahkan kepada semua jajaran supaya ikut andil dalam membantu para korban, baik dalam segi kesehatan sudah kami gratiskan tinggal datang saja ke Rumah Sakit Daerah atau Puskesmas dan kedepannya masih diberikan Trauma Healing," tuturnya.
Permasalahan ini menurut Bupati harus segera ditangani, agar gejala traumatis tidak berkembang dan mengganggu prilaku korban hingga menimbulkan efek lebih buruk pada stabilitas mental dan emosional seseorang.
"Saya meminta kepada Camat, Direktur Rumah Sakit dan Dinas Pendidikan segera mengambil sikap jangan sampai masalah ini berlarut-larut," tandasnya.
Atas kejadian itu, 16 dari 118 penumpa
ng bus rombongan dari Kabupaten Blitar mengalami luka-luka, 15 di antaranya luka ringan dan satu orang luka berat.
1. Ardila Nur Rohma, (4 tahun), alamat, DS. Sumberaden Selopuro Blitar, luka dahi robek
2. Wafia turisida, 7 th, Kembangarum selopuro, luka tangan kiri robek
3. Nayli Ayu Agustin, (17) Watuagung Prigen Pasuruhan luka bagian kepala
4. Afka Hasel Galanso, (6 ), jatitengah selopuro luka hidung berdarah
5. Rifatul Irmawati, (34) Siraman Kesamben luka benjol dikepala, jari tangan kanan lecet
6. Fera, (28) Jatimulyo Selopuro luka telapak kaki kanan robek
7. Rohima Matarus Saidah, (29), Jatimulyo selopuro luka dahi depan robek
8. Nova, (29) Jatimulyo Selopuro luka pipi kiri memar, lecet diwajah
9.Jaza Janati, (13) Jatimulyo selopuro kepala memar
10. Adiba Sakila Atnarini (6), Jatitengah, hidung memar
11. Dita, (4), Jatitengah dahi benjol, telapak tangan kiri robek. Korban dirawat
di RS. Sahabat Sukorejo Lawang. Sedangkan korban luka berat: 1.Wahyu Puji Santoso, Kamulan Kamulan Talun Luka Kepala bagian belakang Robek dirawat di RS. Sahabat Sukorejo (LB), Siti Hanifah (53) Kendalre Talun Mengalami luka pada plipis kiri robek dan bibir bawah robek Di rawat RS. Sahabat. (adv/kmf/za/mp)














