- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
BP2MI Lepas 564 PMI G to G ke Korea Selatan, Komisaris PLN Ikut Beri Motivasi

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerjaan Migran Indonesia (BP2MI) kembali memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) skema penempatan Government to Government (G to G) ke Korea Selatan dan pembekalan calon PMI, di eL Hotel Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin sore (22/4/2024).
"Hari ini (22/4) ada 564 pekerja migran Indonesia yang dilepas ke Korea Selatan dan ada 271 pekerja yang masih mengikuti pembekalan atau orientasi pra pemberangkatan," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam sambutannya.
Adapun 564 PMI G to G yang berangkat kerja ke Korea Selatan terdiri dari 496 PMI sektor manufaktur dan 68 PMI sektor perikanan.
Baca Lainnya :
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
Seperti biasa dalam pelepasan PMI, lanjut Benny, BP2MI mengundang mulai dari pejabat negara, tokoh bangsa hingga public figure untuk turut memberikan motivasi dan pembekalan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang devisa negara tersebut.
"Hadir bersama kita Independen Komisioner PT PLN (Persero) Arcandra Tahar," ujarnya.
"Semoga (pembekalan) yang disampaikan beliau (Arcandra Tahar) dapat memotivasi semangat kita semua sebagai anak-anak bangsa," imbuh Benny.
Komisaris Independen PT PLN (Persero) Arcandra Tahar dalam sambutan motivasinya menyampaikan pentingnya para pekerja migran Indonesia mengetahui dan mengikuti perilaku serta budaya kerja di negara penempatan, seperti di negara maju. Dia menyebut, negara maju memiliki 4 ciri yakni Bersih, Tertib/Disiplin, Indah dan Sungguh-sungguh.
"Kalau kita mengetahui 4 ciri ini artinya kita akan mencoba hadir disana dan mengikuti culture mereka yang sangat baik ini," tukasnya.
Selain itu, pejabat komisaris PLN ini juga memaparkan soal kompetensi dalam bekerja. Arcandra pun berharap para pekerja migran Indonesia mampu bersaing di negara penempatan.
"Kompetensi itu sangat penting. (BP2MI) Menyiapkan pekerja migran Indonesia untuk siap bekerja di luar negeri itu bagian dari kompetensi," tandas pria bertitel insinyur ini yang memiliki perjalanan panjang dalam karirnya.
Dihadapan para PMI, Arcandra sebut, kompetensi terdiri dari 4 kriteria atau pilar. Yakni, ilmu, skill atau ketrampilan, experience atau pengalaman dan kepercayaan.
"Itulah nilai-nilai yang harus adik-adik (PMI) bawa," pungkasnya. ** (Anton)




.jpg)




.jpg)
.jpg)





