- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
BNI Dukung Congress of Indonesian Diaspora 2023

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI mendukung penyelenggaraan Congress of Indonesian Diaspora (CID)-7 yang digagas oleh IDN Global yang berlangsung pada 12 Agustus 2023.
Hal ini merupakan perwujudan langkah BNI yang proaktif menjalin hubungan baik dengan para diaspora sebagai duta ekonomi Indonesia di kancah global.
Direktur Digital & Integrated Transaction Banking BNI Corina Leyla Karnalies hadir secara langsung mengisi panel dalam kongres diaspora tahun ini.
Baca Lainnya :
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
Corina menyampaikan BNI dan IDN Global sendiri merupakan mitra kerja untuk dapat dekat dengan komunitas diaspora, mengingat IDN Global merupakan organisasi diaspora Indonesia terbesar.
"BNI percaya bahwa diaspora merupakan pintu paling efektif untuk membangun kerja sama ekonomi yang lebih luas dengan berbagai negara mitra,” ungkapnya.
Corina menjelaskan tidak hanya untuk segmen korporasi besar, diaspora juga sangat berperan untuk pengembangan produk UMKM yang memiliki nilai budaya yang tinggi.
BNI Xpora Sediakan Solusi Lengkap UMKM untuk Tembus Pasar Global
BNI saat ini berkomitmen untuk ikut meningkatkan kapasitas produk UMKM untuk menjajal pasar global dan mendunia. Hal ini dilakukan dengan program BNI Xpora.
Corina mengatakan bahwa terdapat beberapa tantangan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM untuk menembus pasar global. Ketatnya persaingan produk di pasar global menjadi tantangan untuk para pelaku usaha di Indonesia.
Menurutnya, kapasitas produksi, kualitas, dan harga produk menjadi tiga hal yang penting untuk memasuki pasar global. Terlebih, banyak produk dari negara lain yang memiliki harga dan kualitas yang bersaing.
Guna mengatasi permasalahan ini, Corina mengajak para pelaku usaha harus saling bahu-membahu dan berkolaborasi demi memenuhi permintaan pasar global. Seperti yang sudah dilakukan di beberapa sektor industri, para pelaku usaha membentuk asosiasi.
Contohnya asosiasi di bidang furniture, ketika terdapat permintaan dari luar negeri, para pelaku usaha furniture berkolaborasi memenuhi permintaan tersebut sehingga harga, kualitas, dan kapasitas yang diminta dapat dipenuhi sesuai dengan permintaan buyer.
Dalam hal ini, Corina menyampaikan *BNI Xpora* siap membantu memberi pelatihan dan pendampingan terkait peningkatan kualitas produk, sehingga produk UMKM dapat bersaing hingga kancah internasional.
Lebih lanjut, tantangan lainnya adalah persyaratan dokumen ekspor untuk setiap produk dan setiap negara tujuan ekspor berbeda dan pengetahuan terkait prosedur tersebut belum banyak diketahui oleh beberapa pelaku usaha.
Tantangan ini dapat diatasi dengan aktif mengikuti program pelatihan dan pendampingan yang diselenggarakan oleh kementrian dan lembaga yang expert di bidang ekosistem ekspor.
“Kami bersykur, *BNI Xpora* saat ini telah bekerja sama dengan berbagai instansi dalam memberikan pelatihan terkait prosedur dan lisensi ekspor seperti Kementerian Perdagangan, Bea Cukai, Bank Indonesia (BI) dan lainnya. Semoga semakin banyak membantu pelaku UMKM mampu menembus pasar global,” tuturnya. (Reporter: Achmad Sholeh)


.jpg)
.jpg)



.jpg)








