- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
- Laksanakan Monev KKD Komisi IV DPRD Tekankan Evaluasi Kelayakan Mitra Komisi
- Bagas Mendesak Pemkab Blitar Tegas Sikapi Kepastian Hukum PSHT Masuk IPSI Pusat
- Film Dalam Sujudku, Siap Tayang 16 April 2026, Angkat Kisah Nyata tentang Cinta, Ujian, dan Kekuatan Doa
BNI, Dukcapil, dan Bpjamsostek Permudah Diaspora dan Pekerja Migran Hong Kong Miliki Rekening Serta Perlindungan Ketenagakerjaan

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri, dan BPJS Ketenagakerjaan atau bpjamsostek berkolaborasi dalam memberikan layanan keuangan komprehensif bagi diaspora dan pekerja migran Indonesia Hong Kong.
BNI menyelenggarakan Sosialisasi Pembukaan Tabungan Menggunakan IKD/NIT dan Pembayaran bpjamsostek Melalui BNI Mobile Banking di Hong Kong, Minggu (24/9/2023).
Kegiatan ini ditujukan agar diaspora dan pekerja migran di Hong Kong memiliki pengetahuan terkait kemudahan dalam membuka rekening BNI cukup dengan NIT/IKD.
Baca Lainnya :
- Ketua SMSI : Pimpinan Daerahl Hanya Sibuk Pencitraan Daripada Bangun Kota Blitar
- Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa
- Surani : Truck Banpres Semangat dan Harapan Baru KDMP Desa Tambarekjo Berjaya
- Ramadan Penuh Makna, BRI Life Gandeng Yayasan Sosial Tebar Kepedulian
- Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Rijanto-Beky Sebagai Koreksi Capaian Pelaksanaan Visi - Misi
Tidak hanya itu, mereka juga memiliki kesempatan untuk mengaktifkan BNI Mobile Banking dan dapat melakukan berbagai transaksi lintas negara.
Hadir secara langsung Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati, Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi, dan Direktur Pelayanan bpjamsostek Roswita Nilakurnia serta diramaikan pula oleh komedian kondang Kiki Saputri.
Adi Sulistyowati mengatakan bahwa perseroan berupaya untuk memberikan layanan perbankan terbaik bagi para diaspora dan pekerja migran.
“Kami ingin semakin memudahkan para diaspora dan pekerja migran di Hong Kong. Kami harapkan diaspora dan pekerja migran juga bisa memberikan yang terbaik bagi negara,” sebutnya.
Adi Sulistyowati yang akrab disapa Susi tersebut menambahkan, covid-19 telah mempercepat era digital dan membuat BNI semakin proaktif mendorong pengembangan produk dan layanan perbankan digital.
“Kita ingin membantu diaspora dan pekerja migran untuk semakin go global. BNI Mobile Banking punya banyak manfaat untuk masyarakat, termasuk diaspora dan pekerja migran. Bisa bertransaksi dan berinvestasi dalam satu genggaman,” ujar Susi.
Direktur Pelayanan bpjamsostek Roswita Nilakurnia menambahkan, setelah mendapatkan pelayanan dari BNI, para PMI dapat mendaftarkan diri dalam program perlindungan dalam bekerja dari negara.
Beberapa layanan yang disediakan oleh bpjamsostek di antaranya perlindungan kecelakaan kerja untuk PMI sebanyak 24 bulan sejak terjadinya kecelakaan kerja.
Ada pula manfaat jaminan kematian tanpa masa kadaluarsa, sehingga masih ada potensi klaim yang dapat diajukan oleh peserta maupun ahli waris.
Untuk manfaat kematian, selain santunan sebesar Rp24 Juta, bpjamsostek juga memberikan manfaat lain berupa beasiswa untuk 2 orang anak diaspora dan pekerja migran dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi dengan total maksimal Rp74,4 juta.
Kemudian bagi diaspora dan pekerja migran yang mengalami kecelakaan kerja dan mengakibatkan cacat total tetap, bpjamsostek memberikan manfaat sebesar Rp100 juta.
Sedangkan untuk cacat fungsi dan anatomi, basis perhitungannya juga lebih besar yaitu Rp142 Juta.
Roswita melanjutkan pihaknya bersyukur BNI telah memudahkan pembukaan rekening dan membuat pekerja migran mudah terdaftar dalam bpjamsostek.
"Kami semua hadir untuk melindungi pekerja migran di Hong Kong. Semoga semua bisa merasakan kehadiran negara untuk melindungi warga negaranya,” ucapnya. (Reporter: Achmad Sholeh)

.jpg)



.jpg)











