- Tak Sekadar Santunan, Pemkot Tangerang Dorong Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Lebih Produktif
- Serahkan 5.000 Sertifikat Halal, Maryono: Sinergi Wujudkan UMKM Makin Naik Kelas
- Harganas 2026, Kemensos Tegaskan Negara Harus Hadir untuk Keluarga Indonesia
- Momentum Harganas Ke-33, Sachrudin: Keluarga Berkualitas Fondasi Wujudkan Generasi Emas
- Hendi Budi Yuantoro Menuju Kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar PAW PDI P perjuangan
- USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia
- Jangan Tunda Lagi: Ratifikasi OPCAT dan Sahkan RANHAM
- MUBES Jakmania: Seluruh Jakmania Harus Memiliki Hak yang Sama dalam Demokrasi
- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
USDEK BIRAWA ADI GUNA GPM Gelar Konsolidasi Nasional, Perkuat Soliditas Kader di Seluruh Indonesia

Keterangan Gambar : GBR Ilustrasi
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,– Unit Satuan Detasemen Keamanan (USDEK) BIRAWA ADI GUNA Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) menggelar Silaturahmi dan Konsolidasi Nasional di Lokasi Binaan (Lokbin) Kota Intan, Kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (28/6/2026) malam. Kegiatan ini menjadi langkah awal memperkuat soliditas organisasi setelah terbentuknya kepengurusan nasional USDEK BIRAWA ADI GUNA.
Kegiatan yang dimulai pukul 18.00 WIB tersebut dihadiri jajaran pengurus nasional USDEK BIRAWA ADI GUNA dan Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Marhaenis. Hadir di antaranya Komandan Nasional USDEK Tatang Supriatna, Sekretaris Komando Heri Prathama, Wakil Kepala Bidang Kepala Staf Nasional Endang K, Wakil Kepala Bidang Pengamanan Organisasi Abdul Rochim, Sekretaris Jenderal DPP GPM Putra Naibaho, Pengurus GPM Kalimantan, serta Dewan Kehormatan DPP GPM Luhur.
Suasana konsolidasi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain mempererat silaturahmi antarkader, forum ini dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi lintas wilayah, serta menyusun langkah strategis dalam menjalankan program organisasi di tingkat nasional maupun daerah.
Baca Lainnya :
Sekretaris Jenderal DPP GPM, Putra Naibaho, menegaskan bahwa kekuatan organisasi tidak hanya bertumpu pada struktur kepengurusan, tetapi juga pada semangat persatuan, loyalitas, dan komitmen seluruh kader.
"Semangat kebersamaan harus terus kita jaga. Mari bersama-sama membangun dan membesarkan USDEK BIRAWA ADI GUNA agar menjadi organisasi yang semakin kuat, solid, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta Gerakan Pemuda Marhaenis," ujarnya.
Sementara itu, Komandan Nasional USDEK BIRAWA ADI GUNA, Tatang Supriatna, menyampaikan bahwa konsolidasi menjadi fondasi penting dalam membangun organisasi yang profesional, disiplin, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, koordinasi yang baik antarwilayah akan memperkuat kemampuan organisasi dalam menjalankan fungsi pembinaan kader, pengamanan organisasi, pengawalan kegiatan, hingga berbagai program sosial kemasyarakatan sebagai wujud pengabdian Gerakan Pemuda Marhaenis.
Seluruh peserta juga berkomitmen memperkuat sinergi agar USDEK BIRAWA ADI GUNA berkembang menjadi badan komando kader yang berintegritas, disiplin tinggi, berjiwa nasionalis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai Marhaenisme.
Implementasi Keputusan Kongres XI GPM
USDEK BIRAWA ADI GUNA dibentuk sebagai badan atau sayap organisasi Gerakan Pemuda Marhaenis yang berfokus pada pembinaan kader di bidang kedisiplinan, kepemimpinan, pengamanan, pengawalan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pembentukannya merupakan implementasi keputusan Kongres XI Gerakan Pemuda Marhaenis yang diselenggarakan di Jembrana, Bali, pada 5–6 Juni 2026. Organisasi ini diharapkan mampu mencetak kader yang disiplin, profesional, militan, dan memiliki semangat nasionalisme.
Nama USDEK diambil dari konsep perjuangan yang diperkenalkan Presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, yakni Undang-Undang Dasar 1945, Sosialisme Indonesia, Demokrasi Terpimpin, Ekonomi Terpimpin, dan Kepribadian Indonesia. Sementara BIRAWA ADI GUNA memiliki makna filosofis sebagai sosok kader yang berani, tangguh, berwibawa, menjadi teladan, serta memberi manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Resmi Memiliki Kepengurusan Nasional
Keberadaan USDEK BIRAWA ADI GUNA diperkuat melalui Surat Keputusan Nomor 012/1.2/DPP.GPM/VI/2026 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Badan Koordinasi Nasional (BAKORNAS) Unit Satuan Detasemen Keamanan (USDEK) yang ditandatangani Ketua Umum GPM Arya Wedakarna dan Sekretaris Jenderal DPP GPM Putra Naibaho pada 25 Juni 2026.
Melalui keputusan tersebut, Tatang Supriatna ditetapkan sebagai Komandan Nasional bersama 17 orang pengurus nasional yang akan menjalankan berbagai program organisasi.
Konsolidasi nasional di Kota Tua Jakarta menjadi momentum awal memperkuat koordinasi dan mempertegas komitmen USDEK BIRAWA ADI GUNA sebagai garda terdepan pembinaan kader yang berintegritas, berkarakter, disiplin, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila, Marhaenisme, dan cita-cita perjuangan Bung Karno demi Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian.(AS/MP).




.jpg)











