- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- PRSI Dukung Robotic Competition 2026 di Kupang, Pemkot Beri Dukungan Penuh
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Lantik Pejabat Pengawas dan Fungsional, Wamen Ossy: Ujung Tombak dalam Pelayanan Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dukung Program Ketahanan Energi Lewat Penyediaan Lahan dan Tata Ruang
- Gelar Rapim, Menteri ATR/Kepala BPN Minta Jajaran Matangkan Penyelarasan Data Jelang Penetapan LSD di 12 Provinsi
Bank Indonesia - BP2MI Teken MoU Pemberdayaan Ekonomi dan Literasi Keuangan Pekerja Migran

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Bank Indonesia (BI) melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang kerjasama dan koordinasi dalam rangka pemberdayaan ekonomi dan keuangan serta statistik Pekerja Migran Indonesia.
Melansir laman resmi BP2MI, Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyatakan kerjasama ini adalah upaya dan ikhtiar pemerintah untuk PMI agar merdeka berdaya dan sejahtera. Selain itu, dapat membuat para PMI memiliki pengetahuan yang cukup tentang literasi keuangan.
"Termasuk agar mereka mampu mengelola keuangan yang didapatkan setiap bulan dari gaji mereka. Karena tidak sedikit dari mereka yang tertipu praktik pinjaman dengan bunga yang tinggi dan akhirnya jadi korban. Kita harapkan sebenarnya selesai kontrak dapat uang yang cukup, pulang ke Tanah Air untuk modal usaha," ujar Benny di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, pada Jum'at (31/5/2024).
Baca Lainnya :
- Geger! Kasi Satpol PP Majalengka Ditemukan Tewas Mendadak di Kamar Kos Cigasong
- Mudik Lebih Nyaman, Bank Jakarta Siapkan Posko Istirahat hingga Program Mudik Gratis
- DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
Dengan MoU ini, lanjut Benny para PMI juga akan diberikan upaya pemberdayaan ekonomi. Mereka diharapkan bisa melakukan usaha dalam bentuk UMKM di bidang pertanian, pangan, kerajinan, industri kecil fashion dan berbagai sektor lainnya.
"Para PMI tidak boleh kalah bersaing dengan kelompok-kelompok usaha yang memiliki modal besar. Ini yang akan disinergikan dengan BI," imbuhnya.
Deputi Gubernur BI Juda Agung mengatakan kerja sama kedua pihak sebenarnya sudah lama dilakukan. Namun, lebih banyak pada sharing data statistik untuk neraca pembayaran. Dalam kesempatan ini diperluas dengan pemberian literasi layanan keuangan dan sistem pembayaran untuk PMI.
"Kita akan melakukan literasi pemahaman terhadap sistem pembayaran dan sistem keuangan secara keseluruhan pada PMI baik sebelum mereka berangkat maupun di sana. Ini bagian dari perlindungan konsumen BI khususnya dalam sistem pembayaran," katanya.
Juda berharap, PMI harus bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan baik untuk kehidupan mereka.
"Kita terus melakukan pembinaan untuk PMI pada berbagai sektor seperti pertanian, makanan, fashion dan lainnya. Ini dilakukan sebelum PMI berangkat dan setelah pulang. Kita lakukan kerja sama dengan ini semakin kuat baik dan erat," tandas Yuda.** (Anton)













